AS: Pembicaraan 6 pihak tak akan dimulai tanpa keikhlasan Pyongyang
Jum'at, 22 November 2013 - 23:01 WIB
AS: Pembicaraan 6 pihak tak akan dimulai tanpa keikhlasan Pyongyang
A
A
A
Sindonews.com – Glyn Davies, perwakilan khusus Amerika Serikat (AS) untuk kebijakan Korea Utara (Korut), menegaskan kembali sikapnya pada Jumat (22/11/2013), bahwa pembicaraan enam pihak tidak akan dilanjutkan tanpa keikhlasan Pyongyang untuk menghentikan program senjata nuklir mereka.
Pernyataan ini dilontarkan Davies setelah melakukan pertemuan dengan timpalannya dari Korea Selatan (Korsel), Cho Tae-yong, di Seoul. Davies menegaskan, bahwa AS tidak berminat kembali ke meja perundingan, tanpa ada tanda-tanda nyata bahwa Korut akan meninggalkan program senjata nuklirnya.
Menurut Davies, denuklirisasi di Semenanjung Korea adalah tujuan utama dari pembicaraan enam pihak , yang telah terhenti sejak akhir 2008 . Dialog ini, dimulai di Beijing pada 2003 lalu, dan dihadiri oleh dua Korea, China, AS, Jepang, dan Rusia.
Para diplomat AS yang bertugas mengawal pembicaraan ini tiba di Seoul pada Kamis malam, setelah mengakhiri kunjungan tiga hari ke Beijing. Selanjutnya, mereka akan terbang ke Jepang untuk menyelesaikan misinya untuk berkoordinasi dengan tiga kekuatan Asia.
Pernyataan ini dilontarkan Davies setelah melakukan pertemuan dengan timpalannya dari Korea Selatan (Korsel), Cho Tae-yong, di Seoul. Davies menegaskan, bahwa AS tidak berminat kembali ke meja perundingan, tanpa ada tanda-tanda nyata bahwa Korut akan meninggalkan program senjata nuklirnya.
Menurut Davies, denuklirisasi di Semenanjung Korea adalah tujuan utama dari pembicaraan enam pihak , yang telah terhenti sejak akhir 2008 . Dialog ini, dimulai di Beijing pada 2003 lalu, dan dihadiri oleh dua Korea, China, AS, Jepang, dan Rusia.
Para diplomat AS yang bertugas mengawal pembicaraan ini tiba di Seoul pada Kamis malam, setelah mengakhiri kunjungan tiga hari ke Beijing. Selanjutnya, mereka akan terbang ke Jepang untuk menyelesaikan misinya untuk berkoordinasi dengan tiga kekuatan Asia.
(esn)