Berangus korupsi, Presiden Venezuela diberi kekuasaan super
Rabu, 20 November 2013 - 11:44 WIB
Berangus korupsi, Presiden Venezuela diberi kekuasaan super
A
A
A
Sindonews.com - Majelis Nasional Venezuela telah memberikan kekuasaan super bagi Presiden Nicolas Maduro untuk memberangus korupsi dan membenahi perekonomian negara itu. Dengan kekuasaan khusus itu, Maduro bebas membuat UU tanpa persetejuan parlemen.
Dengan kekuasaan super, anak didik mendiang Hugo Chavez itu, bisa leluasa memberangus lawan-lawan politiknya yang dianggap berkomplot dalam menghancurkan ekonomi Venezuela. Negara itu, sedang berjuang untuk mengatasi tingginya inflasi dan krisis bahan pokok.
“(Dengan kekuasaan super) dia harus mengatasi kejatuhan ekonomi,” tulis al-Jazeera, yang melaporkan langsung dari Caracas, yang dilansir Rabu (20/11/2013). ”Orang-orang benar-benar berjuang hanya untuk membeli barang-barang rumah tangga biasa.”
Selama akhir pekan , Maduro menggunakan otoritas yang ada untuk membuat toko alat ritel memangkas harga, dan menjamin stok barang kebutuhan pokok cukup untuk rakyatnya.
Salah satu harga komoditas barang yang akan dia pangkas hingga 60 persen, adalah mobil dan pakaian. Negara ini telah berulang kali terpukul oleh tingkat inflasi yang mencapai 54 persen. Selain itu juga mengalami kekurangan mata uang dan barang-barang kebutuhan pokok.
Dalam pemungutan suara Majelis Nasional, Maduro didukung dua pertiga suara, sehingga mendapat kekuasaan super itu. Namun, hal tersebut dikritik kubu oposisi sebagai bentuk perebutan kekuasaan terselubung.
Dengan kekuasaan super, anak didik mendiang Hugo Chavez itu, bisa leluasa memberangus lawan-lawan politiknya yang dianggap berkomplot dalam menghancurkan ekonomi Venezuela. Negara itu, sedang berjuang untuk mengatasi tingginya inflasi dan krisis bahan pokok.
“(Dengan kekuasaan super) dia harus mengatasi kejatuhan ekonomi,” tulis al-Jazeera, yang melaporkan langsung dari Caracas, yang dilansir Rabu (20/11/2013). ”Orang-orang benar-benar berjuang hanya untuk membeli barang-barang rumah tangga biasa.”
Selama akhir pekan , Maduro menggunakan otoritas yang ada untuk membuat toko alat ritel memangkas harga, dan menjamin stok barang kebutuhan pokok cukup untuk rakyatnya.
Salah satu harga komoditas barang yang akan dia pangkas hingga 60 persen, adalah mobil dan pakaian. Negara ini telah berulang kali terpukul oleh tingkat inflasi yang mencapai 54 persen. Selain itu juga mengalami kekurangan mata uang dan barang-barang kebutuhan pokok.
Dalam pemungutan suara Majelis Nasional, Maduro didukung dua pertiga suara, sehingga mendapat kekuasaan super itu. Namun, hal tersebut dikritik kubu oposisi sebagai bentuk perebutan kekuasaan terselubung.
(mas)