PBB: Jutaan korban topan di Visayas kelaparan

Selasa, 19 November 2013 - 14:16 WIB
PBB: Jutaan korban topan...
PBB: Jutaan korban topan di Visayas kelaparan
A A A
Sindonews.com – Kantor PBB untuk Koordinas Kemanusiaan (UNOCHA), menyatakan, jutaan orang di Visayas, Filipina, diyakini masih kelaparan setelah selama 10 hari sejak diterjang topan Haiyan, tak tersentuh bantuan.

UNOCHA mencatat, di Visayas, baru sekitar 375.000 orang telah tersentuh bantuan. ” Namun 2,5 juta orang masih membutuhkan bantuan pangan,” kata Matthew Cochrane , juru bicara UNOCHA, seperti dilansir media Filipina, Inqurer, Selasa (19/11/2013).

Data itu, menurut Cochrane, berasal dari data yang dikumpulkan dari berbagai organisasi lokal dan internasional yang terlibat dalam pekerjaan kemanusiaan di daerah-daerah dilanda topan Haiyan atau topan Yolanda.

Menurut Cochrane, sekitar 3 juta orang mengungsi akibat topan terkuat di dunia itu. Dari jumlah itu, lebih dari 70 persennya ada di sejumlah Provinsi di Visayas, seperti Antik, Capiz, Guimaras, Iloilo dan Negros Occidental.

Laporan dari Departemen Kesejahteraan dan Pembangunan Sosial (DSWD), menunjukkan bahwa sekitar 2,3 juta , atau 18 persen dari mereka yang terkena dampak topan Haiyan ditemukan di sebelah timur , barat dan tengah Visayas.

Masih banyaknya korban topan yang kelaparan, kata Cochrane, dipicu macetnya distribusi bantuan khususnya di enam provinsi di Visayas Barat. ”Sebagian besar dari mereka belum tersentuh (bantuan), tidak seperti di Tacloban, yang telah beberapa kali menerima bantuan,” ujar Cochrane.

Pejabat dan politisi dari Leyte, Ferdinand Martin Romualdez, menyalahkan keterlambatan bantuan itu karena kacaunya birokrasi. Dia mendesak penciptaan departemen atau otoritas manajemen darurat yang akan dipimpin seorang menteri untuk menggantikan sistem tanggap darurat yang gagal bekerja.

”Sistem saat ini telah terbukti tidak siap menghadapi bencana besar, yang kita menginginkannya, tapi kita harus hadapi,” kata Romualdez dalam pidato kehormatan di DPR setempat kemarin.
(mas)
Berita Terkait
Diskusi Peta dan Kemunculan...
Diskusi Peta dan Kemunculan Bangsa Filipina dengan Pembicara Sejarawan Ternama
Presiden Filipina Duterte...
Presiden Filipina Duterte Bersaing dengan Putrinya Perebutkan Kursi Wapres
Pelaku Bom Filipina...
Pelaku Bom Filipina Disebut WNI, Menlu: Masih Diselidiki
Musuh Sekaligus Pengkritik...
Musuh Sekaligus Pengkritik Perang Narkoba Duterte Maju Pilpres Filipina
Duterte Incar Kursi...
Duterte Incar Kursi Wapres Filipina setelah Lengser
Rencanakan Pemboman,...
Rencanakan Pemboman, 'Calon Pengantin' Perempuan Diciduk Tentara Filipina
Berita Terkini
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
35 menit yang lalu
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
1 jam yang lalu
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
2 jam yang lalu
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
3 jam yang lalu
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
4 jam yang lalu
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
5 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved