Sebut korban nikmati perkosaan, pejabat India dikecam

Rabu, 13 November 2013 - 15:39 WIB
Sebut korban nikmati...
Sebut korban nikmati perkosaan, pejabat India dikecam
A A A
Sindonews.com – Direktur Biro Investigasi Pusat India, Ranjit Sinha, mengeluarkan komentar yang memicu keramahan publik. Dia menyatakan, korban perkosaan menerima dan menikmati apa yang menimpanya.

”Sangat mudah untuk mengatakan, Anda tidak memiliki lembaga penegak hukum. Hal ini seperti halnya bahwa jika Anda tidak bisa menghentikan perkosaan, Anda menikmatinya,” katanya, seperti dikutip news.com.au, Rabu (13/11/2013).

Dia kemudian segera berusaha untuk mengklarifikasi pernyataan itu. Tapi, komentarnya telah membuat keadaan menjadi lebih buruk.

Akibat komentarnya itu, muncul protes di media sosial. Para kelompok yang menyuarakan hak-hak perempuan telah mengecam pernyataan Sinha.

Politikus India, Brinda Karat mengatakan kepada The Hindu, bahwa pernyataan Sinha itu sebagai penghinaan. ”Itu memuakkan, bahwa seorang pria, yang bertanggung jawab atas beberapa penyelidikan pemerkosaan, harus menggunakan analogi seperti itu. Dia harus dituntut karena merendahkan (martabat) wanita dan menghina,” kata Karat.

CBI berupaya meluruskan konteks pernyataan direkturnya itu. ”Konteks pernyataan direktur adalah penting. Intinya direktur menyatakan, jika hukum tidak bisa ditegakkan, itu tidak berarti mereka tidak boleh ada sama sekali,” bunyi pernyataan CBI.

Sinha kemudian mengatakan kepada Hindustan Times, bahwa konteks pernyataan itu sebenarnya untuk mengungkapkan betapa sulitnya untuk menegakkan larangan taruhan. ”Lotere sudah legal. Jadi aku berkata taruhan dapat disahkan, dapat dikenakan pajak. Untuk membuat titik ini, saya hanya menggunakan pepatah,” katanya.
(mas)
Berita Terkait
Banjir Lumpur Kubur...
Banjir Lumpur Kubur Truk di Sikkim India, 100 Warga Hilang
Banjir Terjang India,...
Banjir Terjang India, Lebih dari 60 Orang Tewas
Ritual Magh Mela, Pemandian...
Ritual Magh Mela, Pemandian Suci untuk Penebusan Dosa Bagi Umat Hindu di India
Jelang Hari Republik,...
Jelang Hari Republik, Tentara India Gelar Latihan Parade di New Delhi
Bukan Pesawat AS atau...
Bukan Pesawat AS atau Rusia, India Akhirnya Setujui Pembelian Jet Tempur Senilai Rp123 Triliun
Longsor di Manipur India,...
Longsor di Manipur India, Belasan Orang Tewas
Berita Terkini
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
32 menit yang lalu
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
1 jam yang lalu
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
2 jam yang lalu
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
3 jam yang lalu
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
4 jam yang lalu
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
5 jam yang lalu
Infografis
10 Miliarder India di...
10 Miliarder India di 2025, Paling Tajir Berharta Rp1.497 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved