Canggih, hacker ini bobol situs PM Singapura dari Malaysia
Selasa, 12 November 2013 - 14:05 WIB
Canggih, hacker ini bobol situs PM Singapura dari Malaysia
A
A
A
Sindonews.com – Sepak terjang James Raj, 35, dalam membobol website resmi Perdana Menteri Singapura, Lee Hsien Loong, terhenti. Dia telah ditangkap aparat keamanan Singapura.
Dalam aksinya, Loong cukup canggih. Dia membobol situs PM Singapura dari sebuah apartemen di Kuala Lumpur, Malaysia. Pada Selasa (12/11/2013), Raj didakwa merusak dan memodifikasi situs PM Singapura pada 28 Oktober 2013 lalu.
Jika terbukti bersalah, dia terancam dipenjara hingga tiga tahun dan didenda USD8 ribu. Seorang jaksa negara, seperti dikutip Reuters, mengatakan kepada pengadilan, bahwa penyelidikan terhadap Raj masih berlangsung. Jaksa meminta agar Raj dijebloskan ke penjara dan menjalani tes kejiwaan.
Masih menurut jaksa itu, Raj telah mengatakan kepada polisi, bahwa ia menderita gangguan, di mana ada kecenderungan ia ingin bunuh diri.
Sebelumnya, hacker yang menamakan diri Anoymous Internasional, membuat pengakuan telah merusak beberapa situs pemerintah di Singapura. Salah satunya milik PM Lee dan Presiden Tony Tan.
Kelompok hacker juga merusak puluhan situs milik kelompok Bisnis Australia dan lembaga pemerintah Filipina. Dalam aksinya mereka meninggalkan jejak nama Anonymous dengan logo wajah bertopeng Guy Fawkes.
Pengacara James Raj, Ravi Raj M, mengatakan, bahwa kliennya belum bisa ditemui. Dia tidak bisa mengkonfirmasi, apakah Raj adalah hacker yang tergabung dalam kelompok Anonymous itu atau bukan. ”Saya harus berpikir bahwa jika mereka memiliki keprihatinan tentang kondisi mentalnya, mereka harus merujuk Raj,” katanya.
Dalam aksinya, Loong cukup canggih. Dia membobol situs PM Singapura dari sebuah apartemen di Kuala Lumpur, Malaysia. Pada Selasa (12/11/2013), Raj didakwa merusak dan memodifikasi situs PM Singapura pada 28 Oktober 2013 lalu.
Jika terbukti bersalah, dia terancam dipenjara hingga tiga tahun dan didenda USD8 ribu. Seorang jaksa negara, seperti dikutip Reuters, mengatakan kepada pengadilan, bahwa penyelidikan terhadap Raj masih berlangsung. Jaksa meminta agar Raj dijebloskan ke penjara dan menjalani tes kejiwaan.
Masih menurut jaksa itu, Raj telah mengatakan kepada polisi, bahwa ia menderita gangguan, di mana ada kecenderungan ia ingin bunuh diri.
Sebelumnya, hacker yang menamakan diri Anoymous Internasional, membuat pengakuan telah merusak beberapa situs pemerintah di Singapura. Salah satunya milik PM Lee dan Presiden Tony Tan.
Kelompok hacker juga merusak puluhan situs milik kelompok Bisnis Australia dan lembaga pemerintah Filipina. Dalam aksinya mereka meninggalkan jejak nama Anonymous dengan logo wajah bertopeng Guy Fawkes.
Pengacara James Raj, Ravi Raj M, mengatakan, bahwa kliennya belum bisa ditemui. Dia tidak bisa mengkonfirmasi, apakah Raj adalah hacker yang tergabung dalam kelompok Anonymous itu atau bukan. ”Saya harus berpikir bahwa jika mereka memiliki keprihatinan tentang kondisi mentalnya, mereka harus merujuk Raj,” katanya.
(mas)