Antisipasi topan Haiyan, warga Filipina dievakuasi masal

Kamis, 07 November 2013 - 20:42 WIB
Antisipasi topan Haiyan,...
Antisipasi topan Haiyan, warga Filipina dievakuasi masal
A A A
Sindonews.com - Pemerintah Filipina telah memperingatkan warga akan pendaratan Topan Haiyan yang membawa angin dengan kecepatan 330 km per jam pada Jumat (8/11/2013) besok di Pulau Samar, dan terus menyeberang ke Laut Cina Selatan. Topan ini diprediksi akan menuju sisi utara pulau Palawan pada Sabtu malam.

Pemerintah Filipina mengatakan, hantaman topan itu dapat menyebabkan kerusakan besar di wilayah Filipina tengah dan Selatan.
"Ini adalah topan yang sangat berbahaya, pejabat lokal setempat telah mengetahui titik rawan bencana dan telah memberi petunjuk lokasi evakuasi," ungkap peramal cuaca Glaiza Escullar kepada AFP.

"Tidak ada banyak gunung untuk menahan kekuatan topan di wilayah yang akan dilalui topan,sehingga topan ini akan menjadi lebih berbahaya," tersng Escullar.

Escullar mengatakan, topan Haiyan akan mendarat di wilayah yang sempat dilanda gempa besar berkekuatan 7,1 Skala Richter (SR) dan badai mematikan pada 2011 lalu. Wilayah bencana itu termasuk di Kota Bohol, pusat gempa, di mana sebanyak lebih dari 200 warga dilaporkan tewas akibat gempa, sementara lebih dari 5.000 penduduk lokal masih tinggal di tenda-tenda darurat sambil menunggu pembangunan rumah baru.

"Topan Haiyan mungkin akan menyebar di wilayah tenggara Mindanau, wilayah yang sempat dihantam topan Bopha pada Desember 2000 lalu hingga menewaskan 2.000 jiwa," terang Escullar.

Alfonso Damalerio, Pejabat Administrasi Provinsi Bohol mengatakan, gubernur telah memerintahkan setiap petugas bencana lokal untuk melakukan evakuasi untuk mencegah bencana, khususnya bagi para warga yang masih bermukim di tenda-tenda di wilayah yang rawan banjir. Wilayah tersebut meliputi, Pelabuhan Cagayan de Oro dan Iligan.

Menurut Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) dan Pusat Peringatakan Topan AS, kekuatan maksimum topan Haiyan sampai Kamis pagi telah mencapai 278 km per jam dan diperkirakan akan mencapai keluatan maksismal hingga 333 km per jam.
(esn)
Berita Terkait
Diskusi Peta dan Kemunculan...
Diskusi Peta dan Kemunculan Bangsa Filipina dengan Pembicara Sejarawan Ternama
Presiden Filipina Duterte...
Presiden Filipina Duterte Bersaing dengan Putrinya Perebutkan Kursi Wapres
Pelaku Bom Filipina...
Pelaku Bom Filipina Disebut WNI, Menlu: Masih Diselidiki
Musuh Sekaligus Pengkritik...
Musuh Sekaligus Pengkritik Perang Narkoba Duterte Maju Pilpres Filipina
Duterte Incar Kursi...
Duterte Incar Kursi Wapres Filipina setelah Lengser
Rencanakan Pemboman,...
Rencanakan Pemboman, 'Calon Pengantin' Perempuan Diciduk Tentara Filipina
Berita Terkini
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
2 jam yang lalu
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
3 jam yang lalu
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
4 jam yang lalu
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
5 jam yang lalu
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
5 jam yang lalu
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
6 jam yang lalu
Infografis
Line Up Timnas Indonesia...
Line Up Timnas Indonesia U-22 Lawan Filipina di SEA Games 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved