Dokter AS berkomplot siksa tahanan di Guantanamo

Senin, 04 November 2013 - 18:15 WIB
Dokter AS berkomplot...
Dokter AS berkomplot siksa tahanan di Guantanamo
A A A
Sindonews.com – Sebuah laporan independen di Amerika Serikat mengungkap, bahwa dokter dan perawat yang bekerja di bawah perintah militer AS, terlibat dalam penyiksaan tersangka terorisme. Siksaan itu mereka lakukan terhadap tahanan di penjara Guantanamo.

”Penyiksaan kejam, tidak manusiawi dan merendahkan martabat dari tahanan,” bunyi laporan itu, seperti dikutip BBC, Senin (14/11/2013). Laporan itu disusun oleh panel independen dari pihak militer, kesehatan, etika dan ahli hukum.

Baik CIA maupun Pentagon telah menolak isi laporan terbaru itu. Laporan itu diterbitkan oleh Institute of Medicine dan George Soros, yang didanai Open Society Foundation. Dalam laporan tersebut terungkap, jika terjadi kolusi di penjara AS yang ada di Afghanistan, penjara Guantanamo di Kuba, dan di lokasi penahanan rahasia CIA, setelah serangan 11 September 2001 di AS.

Koordinator penulis laporan, Leonard Rubenstein, mengatakan kepada BBC, bahwa laporan tersebut mengungkapkan; “ tradisi penyiksaan dan pelecehan di tahanan Guantanamo dan di tempat lain di komunitas medis”.

”Apa yang kami temukan, bahwa Departemen Pertahanan dan CIA benar-benar mengubah standar etika inti untuk memfasilitasi partisipasi oleh para profesional kesehatan dalam menyiksa tahanan,” ujarnya.

Kepala urusan publik CIA, Dean Boyd menyebut, laporan itu tidak akurat dan keliru. ”Sangat penting untuk menekankan, bahwa CIA tidak memiliki ‘tahanan dalam tahanan’ dan Presiden Barack Obama mengakhiri program rendition, penahanan dan interogasi oleh perintah eksekutif pada tahun 2009,” katanya.
(mas)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
22 menit yang lalu
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
47 menit yang lalu
Jet Tempur Masa Depan...
Jet Tempur Masa Depan untuk Menggantikan Rafale dan Eurofighter Gagal Terwujud, Ini 4 Alasannya
1 jam yang lalu
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
1 jam yang lalu
Bela Iran, Houthi Larang...
Bela Iran, Houthi Larang Seluruh Kapal Israel Lewat Laut Merah
2 jam yang lalu
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
2 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved