Kemlu: Penyadapan Australia bertentangan etika diplomasi

Jum'at, 01 November 2013 - 23:48 WIB
Kemlu: Penyadapan Australia...
Kemlu: Penyadapan Australia bertentangan etika diplomasi
A A A
Sindonews.com - Tindakan Pemerintah Australia melakukan penyadapan kepada Pemerintah Indonesia dinilai melukai persahabatan dengan Indonesia. Juru Bicara Kemlu Michael Tene menilai penyadapan ini merupakan suatu hal yang tidak bisa diterima.

"(Australia) kita minta klarifikasi tentang pemberitaan yang beredar selama ini, tentang adanya penggunaan fasilitas penyadapan komunikasi di Kedutaan Besar Australia (di Jakarta)," ujar Tene yang ditemui di wartawan di kantor Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Jumat (1/11/2013).

"Sikap Indonesia jika memang benar ada fasilitas tersebut, ini merupakan sesuatu yang tidak bisa diterima oleh Indonesia," ditegaskannya. "(Australia sudah) bertentangan dengan semangat hubungan baik antar negara dan bertentangan dengan etika diplomasi," ditambahkanya.

Merebaknya berita penyadapan pembicaraan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dibuka pertama kali oleh media Negeri Kanguru, Sydney Morning Herald. Selain Indonesia, negara Asia Tenggara lain yakni Malaysia dan Filipina ikut menjadi korban dari Australia.

Duta Besar Indonesia untuk Australia, Greg Moriarty pagi ini telah dipanggil kemlu untuk diminta kejelasan. Menemui Sekretaris Jenderal Kemlu Budi Bowo Laksono. Moriarty yang cukup fasih berbahasa Indonesia, tidak mau banyak berkomentar ketika ditodong wartawan sehabis pertemuan singkatnya.

Sementara pihak Kedubes Australia membenarkan kedatangan Dubes Moriarty ke Kemlu untuk memberikan keterangan mengenai laporan penyadapan.

“Duta Besar Australia untuk Indonesia Greg Moriarty hari ini dipanggil untuk menghadiri pertemuan dengan Sekretaris Jenderal Kementerian Luar Negeri RI untuk membahas keprihatinan Indonesia mengenai laporan media tentang kegiatan intelijen Australia," jelas pernyataan pihak Kedubes Australia dalam keterangan tertulis yang diterima Okezone, Jumat (1/11/2013).

Pihak Kedubes Australia menambahkan, Dubes Moriarty menyimak dengan baik masalah yang diutarakan dan akan memberikan laporan ke Pemerintah Australia. Namun hingga kini, Moriarty belum bisa memberikan tanggapan detail mengenai dugaan penyadapan itu.
(esn)
Berita Terkait
Kunjungan Danielle Wood...
Kunjungan Danielle Wood Perkuat Kerja Sama Ekonomi Indonesia–Australia
Cendekiawan Muda RI...
Cendekiawan Muda RI di Australia Sumbang Ide Wujudkan Indonesia 4.0
KJRI Melbourne Benarkan...
KJRI Melbourne Benarkan Ada WNI yang Ditangkap Karena Ngutil Tas Mewah
Kerjasama dengan UNICEF,...
Kerjasama dengan UNICEF, Australia Bantu Penanganan Covid-19 Indonesia
Wasit Yordania Adham...
Wasit Yordania Adham Makhadmeh Pimpin Laga Timnas Indonesia vs Australia
Peringkat Timnas Indonesia...
Peringkat Timnas Indonesia Terpaut Jauh dari Australia, Shin Tae-yong: Kami Tidak Gentar
Berita Terkini
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
21 menit yang lalu
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
4 jam yang lalu
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
5 jam yang lalu
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
6 jam yang lalu
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
6 jam yang lalu
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
7 jam yang lalu
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Indonesia Hadapi Australia dan Bahrain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved