Kemlu belum beberkan hasil pertemuan dengan Dubes Australia
Jum'at, 01 November 2013 - 23:46 WIB
Kemlu belum beberkan hasil pertemuan dengan Dubes Australia
A
A
A
Sindonews.com – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Indonesia belum mau membuka hasil klarifikasi dari tindakan penyadapan yang dilakukan pemerintah Australia. Sebelumnya Duta Besar Australia Greg Moriarty memenuhi panggilan dari kemlu yang diterima Sekjen Kemlu Budi Bowo Laksono.
“Esensi dari pemanggilan (Moriarty) adalah meminta klarifikasi (tentang penyadapan)” ujar Jubir Kemlu Michael Tene, yang ditemui oleh wartawan di kantor Kemlu di Jakarta, Jumat (1/11/2013).
Tetapi ketika ditanya apakah benar hasil dari pembicaraan tersebut mengarah pada pengakuan Australia tentang adanya tindakan mata-mata dan penyadapan kepada Indonesia, Tene hanya menjawab belum mau memastikan dan hanya melontarkan jawaban diplomatis.
“Kita masih minta klarifikasi,” ditambahkannya. Jawaban dari pihak Kemlu Indonesia seperti menandakan mereka masih menutup apa hasil dari pertemuan atau memang belum ada pengakuan dari perwalikilan negeri Kangguru di Indonesia. Tene sendiri hanya bisa memastikan pihak kemlu masih menunggu perkembangan terkait masalah tersebut.
Tepat pukul 08.55 pagi Dubes Moriarty menyambangi kantor kemlu untuk mengklarifikasi masalah penyadapan. Dalam pertemuan yang tidak sampai setengah jam tersebut Dubes Moriarty tidak mau berkomentar tentang hasil dialog.
Pihak Kedubes Australia menambahkan, Dubes Moriarty menyimak dengan baik masalah yang diutarakan dan akan memberikan laporan ke Pemerintah Australia. Namun hingga kini, Moriarty belum bisa memberikan tanggapan.
“Esensi dari pemanggilan (Moriarty) adalah meminta klarifikasi (tentang penyadapan)” ujar Jubir Kemlu Michael Tene, yang ditemui oleh wartawan di kantor Kemlu di Jakarta, Jumat (1/11/2013).
Tetapi ketika ditanya apakah benar hasil dari pembicaraan tersebut mengarah pada pengakuan Australia tentang adanya tindakan mata-mata dan penyadapan kepada Indonesia, Tene hanya menjawab belum mau memastikan dan hanya melontarkan jawaban diplomatis.
“Kita masih minta klarifikasi,” ditambahkannya. Jawaban dari pihak Kemlu Indonesia seperti menandakan mereka masih menutup apa hasil dari pertemuan atau memang belum ada pengakuan dari perwalikilan negeri Kangguru di Indonesia. Tene sendiri hanya bisa memastikan pihak kemlu masih menunggu perkembangan terkait masalah tersebut.
Tepat pukul 08.55 pagi Dubes Moriarty menyambangi kantor kemlu untuk mengklarifikasi masalah penyadapan. Dalam pertemuan yang tidak sampai setengah jam tersebut Dubes Moriarty tidak mau berkomentar tentang hasil dialog.
Pihak Kedubes Australia menambahkan, Dubes Moriarty menyimak dengan baik masalah yang diutarakan dan akan memberikan laporan ke Pemerintah Australia. Namun hingga kini, Moriarty belum bisa memberikan tanggapan.
(esn)