Jepang siap melawan jika diserang China

Sabtu, 26 Oktober 2013 - 18:13 WIB
Jepang siap melawan...
Jepang siap melawan jika diserang China
A A A
Sindonews.com - Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe, mengatakan, negaranya siap melawan, jika China menyerang dan memprovokasi. Sementara itu, Kementerian Pertahanan Jepang memperingatkan untuk tidak meremehkan China dan cepat mengambil keputusan untuk melindungi diri.

Sampai saat ini, Jepang dan China bersengketa atas klaim pulau di Laut China Timur. Komentar Abe itu, sebagai respon atas pernyataan Pemerintah China yang menjadi sorotan media Jepang.

Seperti pemberitaan media Jepang, juru bicara Kementerian Pertahanan China Geng Yansheng mengatakan, kebijakan Jepang seperti menerapkan hukuman menembak jatuh pesawat tanpa awak (drone) asing, merupakan sebuah provokasi.

”Jika Jepang membuat langkah-langkah tegas, seperti menembak jatuh pesawat, yang merupakan provokasi serius bagi kita, itu memicu tindakan perang,” kata Yansheng. ”Kami akan melakukan tindakan tegas untuk menyerang kembali, dengan setiap konsekuensi yang ditanggung oleh pihak yang menyebabkan masalah,” lanjut dia.

Abe membalas komentar Pemerintah China itu dalam sebuah wawancara dengan Wall Street Journal, yang dilansir Sabtu (26/10/2013). Menurutnya, Jepang harus siaga untuk menghadapi kemungkinan jika sewaktu-waktu China menggunakan kekuatan untuk merampungkan sengketa diplomatik.

”Ada kekhawatiran bahwa China mencoba untuk mengubah kebijakan status quo-nya dengan kekuatan, bukan dengan aturan hukum. Tetapi jika China memilih untuk mengambil jalan itu, maka tidak akan bisa muncul perdamaian,” kata Abe.

”Jadi, tidak seharusnya mengambil jalan itu (kekuatan militer) dan banyak negara berharap Jepang memiliki pandangan seperti itu. Mereka berharap, China akan mengambil tindakan yang bisa dipertanggungjawabkan di hadapan masyarakat internasional,” lanjut Abe.

”Jangan meremehkan tindakan tegas tentara China dan tekad mereka untuk melindungi kedaulatan teritorial China,” tegas Abe. Ketegangan China dan Jepang dipicu atas sengketa pulau di Laut China Timur. Di mana, Jepang mengklaim pulau tersebut dengan nama Senkaku. Sedangkan China mengklaimnya dengan nama Diaoyu.
(mas)
Berita Terkait
Banyak Warga Tertimbun...
Banyak Warga Tertimbun Reruntuhan, Korban Tewas Akibat Gempa Jepang Terus Bertambah
Rekomendasi Tempat Wisata...
Rekomendasi Tempat Wisata di Jepang bagi Wisatawan Indonesia
Dahsyatnya Gempa Merobek...
Dahsyatnya Gempa 'Merobek' Jalanan di Anamizu Jepang
6 Fakta Unik Onigiri,...
6 Fakta Unik Onigiri, dari Makanan Jiwa hingga Simbol Terima Kasih
Pekerja Asing Jadi Ancaman,...
Pekerja Asing Jadi Ancaman, 3 Alasan Jepang Bentuk Satuan Tugas untuk Utamakan Warga Lokal
8 Kesalahpahaman tentang...
8 Kesalahpahaman tentang Jepang, dari Teknologi hingga Sushi
Berita Terkini
3 Fakta Kebakaran Bar...
3 Fakta Kebakaran Bar di Bangkok Tewaskan 27 Orang, Pintu Darurat Terhalang
23 menit yang lalu
Selat Hormuz Makin Tidak...
Selat Hormuz Makin Tidak Aman, Harga Minyak Terus Melonjak
1 jam yang lalu
Gagalkan Rencana Intelijen...
Gagalkan Rencana Intelijen Ukraina, Rusia Tangkap Dalang Serangan Drone Berbasis AI
2 jam yang lalu
Iran Ancam Negara-negara...
Iran Ancam Negara-negara Teluk untuk Tidak Jadi Arena bagi Serangan AS
3 jam yang lalu
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AS Gunakan Drone Laut untuk Menyerang Iran
4 jam yang lalu
Terungkap, Gempa Dahsyat...
Terungkap, Gempa Dahsyat Sumatra Sebabkan Singapura Tenggelam Secara Bertahap
4 jam yang lalu
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved