Baku tembak di perbatasan, seorang tentara India tewas
Rabu, 23 Oktober 2013 - 23:36 WIB
Baku tembak di perbatasan, seorang tentara India tewas
A
A
A
Sindonews.com – Seorang penjaga perbatasan Pasukan Keamanan Perbatasan India (BSF) dilaporkan tewas dan enam lainnya luka-luka dalam baku tembak dengan penjaga perbatasan Pakistan di Kashmir, Rabu (23/10/2013).
Seperti dilaporkan Xinhua, baku tembak antara tentara kedua negara terjadi di wilayah RS Pura, Arnia, Ramgarh, dan sektor Akhnoor. Baku tembak yang terjadi sejak Selasa (22/10/2013) malam hingga Rabu pagi itu menggunakan artileri berat dan mortir.
“Satu orang tewas dan enam sampai tujuh lainnya terluka, setelah Rangers Pakistan melanggar gencatan senjata dan menargetkan posisi kami,” kata Vinod Yadav, seorang juru bicara untuk BSF. "Kami juga membalas secara efektif," lanjutnya.
Laporan-laporan mengatakan, penjaga perbatasan kedua negara tetangga terlibat baku tembak di 50 lokasi di sepanjang perbatasan internasional. Kedua belah pihak saling menghujani wilayah negara tetangga mereka masing-masing dengan artileri.
Penduduk setempat mengatakan, pertempuran semalam merupakan pelanggaran gencatan senjata terbesar sejauh ini dalam beberapa hari terakhir. Para penduduk desa di Jasso Chak dan SM Pur melarikan diri dari rumah mereka untuk mencari tempat yang aman.
Pelanggaran gencatan senjata terbaru itu terjadi saat Menteri Dalam Negeri India berada di wilayah bergolak untuk meninjau skenario keamanan di sepanjang perbatasan internasional dan LoC. Baku tembak antara kedua pasukan telah terjadi hampir setiap hari sejak 6 Agustus silam.
Seperti dilaporkan Xinhua, baku tembak antara tentara kedua negara terjadi di wilayah RS Pura, Arnia, Ramgarh, dan sektor Akhnoor. Baku tembak yang terjadi sejak Selasa (22/10/2013) malam hingga Rabu pagi itu menggunakan artileri berat dan mortir.
“Satu orang tewas dan enam sampai tujuh lainnya terluka, setelah Rangers Pakistan melanggar gencatan senjata dan menargetkan posisi kami,” kata Vinod Yadav, seorang juru bicara untuk BSF. "Kami juga membalas secara efektif," lanjutnya.
Laporan-laporan mengatakan, penjaga perbatasan kedua negara tetangga terlibat baku tembak di 50 lokasi di sepanjang perbatasan internasional. Kedua belah pihak saling menghujani wilayah negara tetangga mereka masing-masing dengan artileri.
Penduduk setempat mengatakan, pertempuran semalam merupakan pelanggaran gencatan senjata terbesar sejauh ini dalam beberapa hari terakhir. Para penduduk desa di Jasso Chak dan SM Pur melarikan diri dari rumah mereka untuk mencari tempat yang aman.
Pelanggaran gencatan senjata terbaru itu terjadi saat Menteri Dalam Negeri India berada di wilayah bergolak untuk meninjau skenario keamanan di sepanjang perbatasan internasional dan LoC. Baku tembak antara kedua pasukan telah terjadi hampir setiap hari sejak 6 Agustus silam.
(esn)