Perang sengit di tepi Damaskus, 16 tentara Assad tewas

Sabtu, 19 Oktober 2013 - 15:38 WIB
Perang sengit di tepi...
Perang sengit di tepi Damaskus, 16 tentara Assad tewas
A A A
Sindonews.com - Sebuah ledakan besar telah mengguncang pinggiran Kota Damaskus, saat perang berkecamuk di Suriah, Sabtu (19/10/2013). Data sementara, 16 tentara rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad tewas.

Sedangkan dari kelompok pemberontak, belum diketahui secara pasti jumlah korban yang tewas. Namun, para pemimpin kelompok pemberontak yang disebut Pemerintah Assad sebagai teroris, juga tewas dalam perang sengit yang dimulai sejak kemarin.

Kantor berita negara Suriah, SANA melaporkan, ledakan besar itu terjadi di kota yang dihuni mayoritas kaum Nasrani, Jaramana. “Unit militer bentrok dengan kelompok teroris bersenjata di dekat Kantor Polisi al-Kaboun ,” tulis SANA.

Militer Suriah mengklaim mereka telah membunuh empat teroris utama dari kelompok pemberontak. Salah satunya, Mohammad Taha.

Aktivis Suriah mengatakan, kelompok pemberontak telah menargetkan serangan di kota Jaramana, yang dihuni mayoritas kaum Nasrani. Selain itu, Kota Druze juga menjadi sasaran serangan bom dan mortir. Penduduk di kedua kota itu dikenal sebagi loyalis Presiden Assad.

Ledakan dahsyat di tepi Damaskus itu, terjadi sesaat sebelum kedatangan Lakhdar Brahimi, utusan PBB dan Liga Arab untuk krisis Suriah. Brahimi mulai berkunjung ke Timur Tengah untu mempersiapkan Konferensi Jenewa II. Brahimi memulai perjalanannya di Mesir.

Dari Jenewa, Khawla Mattar, Juru Bicara Brahimi mengatakan, Brahimi akan bertemu dengan Menteri Luar Negeri Mesir dan kepala Liga Arab di Ibu Kota Kairo. "Jadwal penuh kunjungan Brahimi belum rampung, yang jelas, kunjungan itu diperkirakan akan berakhir dengan mengunjungi Suriah dan Iran," ungkap Mattar.

Seperti diketahui, Koferensi Jenewa II untuk Suriah akan diselenggarakan November mendatang. Tapi, hingga kini tanggal pasti perundingan tersebut belum juga dipublikasikan. Sebelumnya, Wakil Perdana Menteri Suriah, Qadri Jamil, mengatakan Konferensi Jenewa II dijadwalkan digelar pada 23-24 November 2013. Namun, Pemerintah Rusia dan Amerika Serikat membantah pengumuman tersebut.
(mas)
Berita Terkait
Tenda Permukiman Keluarga...
Tenda Permukiman Keluarga Terlantar yang Dikuasai Pemberontak Ditembaki Pasukan Suriah
Pasukan Suriah Serang...
Pasukan Suriah Serang Qardaha, Bentrokan Sengit di Latakia dan Tartous
Warga Suriah Menyeberangi...
Warga Suriah Menyeberangi Sungai ke Lebanon, Ribuan Mengungsi di Tengah Kekerasan di Pesisir
Gempuran Serangan Udara...
Gempuran Serangan Udara di Idlib, 21 Warga Tewas
Pemberontak Kuasai Aleppo,...
Pemberontak Kuasai Aleppo, Pasukan Bashar al-Assad Mundur
Presiden Iran Minta...
Presiden Iran Minta Negara-negara Islam Bantu Suriah Hadapi Pemberontak
Berita Terkini
Kebakaran Mengerikan...
Kebakaran Mengerikan Melanda Pub Bangkok, 27 Orang Tewas, 22 Kritis
44 menit yang lalu
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
1 jam yang lalu
Persaingan Memanas,...
Persaingan Memanas, China Membangun Replika Kapal Perang AS untuk Latihan Tembak Rudal
2 jam yang lalu
Iran Serang 5 Negara...
Iran Serang 5 Negara Arab karena Jadi Pangkalan Militer AS
2 jam yang lalu
Serangan Balasan Iran...
Serangan Balasan Iran Diklaim Tewaskan 3 Tentara AS dan Hancurkan Sistem Rudal HIMARS
3 jam yang lalu
AS Bombarir Iran untuk...
AS Bombarir Iran untuk Keempat Kalinya, Teheran Sebut Kejahatan Perang
3 jam yang lalu
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved