Iran diyakini surplus uranium

Kamis, 10 Oktober 2013 - 10:28 WIB
Iran diyakini surplus...
Iran diyakini surplus uranium
A A A
Sindonews.com – Anggota parlemen terkemuka Iran, Ali Larijani, blak-blakan mengakui jika negaranya memang surplus uranium. Sumber energi untuk pembuatan bom nuklir itu, katanya, akan jadi nilai tawar untuk pembicaraan nuklir Teheran di Jenewa pada pekan depan.

Larijani mengungkapkan perihal surplus uranium Iran itu, saat wawancara dengan Associated Press, kemarin (9/10/2013). Larijani mengatakan, surplus uranium akan dibahas dengan negara-negara Barat dalam konteks kemungkinan penghentian pengayaan uranium sampai 20 persen, yang menjadi konsesi dalam negosiasi.

”Melalui proses negosiasi, ya, hal-hal dapat dikatakan dan mereka dapat membicarakan hal ini,” kata Larijaji, di sela-sela pertemuan organisasi parlemen dunia.

Produksi uranium sebanyak 20 persen diyakini sudah bisa untuk dijadikan bahan pembuatan senjata nuklir. Tapi, Larijani mengatakan, Iran melakukan pengayaan uranium yang lebih banyak semata-mata untuk energi sipil, penelitian, dan kebutuhan medis. Dia menegaskan, pengayaan uranium itu bukan untuk membuat bom nuklir.

Lanjut Larijani, alasan Iran nekat memproduksi uranium sendiri, karena Badan Energi Atom Internasional PBB dipastikan tidak akan memberikan izin itu. ”Tapi kami memiliki beberapa kelebihan, Anda tahu, jumlah uranium yang tidak kita perlukan. Selama ini kita dapat memiliki kesempatan untuk diskusi, " katanya, mengacu pada pembicaraan pekan depan dengan negara-negara Barat soal krisis nuklir Teheran.

Menyusul publikasi pengakuan Larijani itu, departemen hubungan publik parlemen Iran membantah, klaim Larijanji soal surplus uranium Iran. Dalam sebuah pernyataan yang diajukan kntor berita ICANA, departemen hubungan publik parlemen mengatakan, klaim bahwa Iran surplus uranium lebih dari yang dibutuhkan, adalah kebalikan dari realitas yang sebenarnya.
(mas)
Berita Terkait
Solidaritas untuk Iran:...
Solidaritas untuk Iran: Masyarakat Tanda Tangani Pernyataan di Kediaman Dubes
Duta Besar Iran Ungkap...
Duta Besar Iran Ungkap Kronologi Lengkap Gelombang Protes Besar
Sengketa Rebutan Pulau,...
Sengketa Rebutan Pulau, Iran Pamer Rudal di Teluk Persia
Iran Pamer Drone Militer...
Iran Pamer Drone Militer Terbaru, Terbang 24 Jam Jangkau 2000 Kilometer
Aksi Solidaritas Iran...
Aksi Solidaritas Iran di Depan Kedubes AS Jakarta
Rakyat Iran Berduka...
Rakyat Iran Berduka atas Meninggalnya Presiden Ebrahim Raisi
Berita Terkini
IAEA Yakin Persediaan...
IAEA Yakin Persediaan Uranium yang Diperkaya Masih Tersimpan di Fasilitas Nuklir Iran
1 jam yang lalu
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
3 jam yang lalu
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
4 jam yang lalu
Jenazah Anggota Keluarga...
Jenazah Anggota Keluarga Khamenei akan Dimakamkan, Termasuk Cucunya Umur 3 Tahun
4 jam yang lalu
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
6 jam yang lalu
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
7 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved