Kebakaran pabrik garmen di Bangladesh tewaskan 7 pekerja

Rabu, 09 Oktober 2013 - 14:28 WIB
Kebakaran pabrik garmen...
Kebakaran pabrik garmen di Bangladesh tewaskan 7 pekerja
A A A
Sindonews.com - Setidaknya tujuh orang tewas dalam insiden kebakaran besar yang melanda sebuah pabrik garmen di Sripur, Bangladesh. Dilaporkan, api masih menyala sampai Rabu (9/10/2013) dini hari.

Sejumlah petugas pemadam kebakaran berjuang sepanjang malam untuk memadamkan kobaran api di pabrik garmen Aswad Composite Knit, produsen pakaian ternama seperti Gap dan H&M yang terletak di pinggiran ibukota Dhaka. "Proses pemadalam api terkendala lokasi pabrik yang sulit dijangkau dan minimnya pasukan air," ungkap kepala pemadam kebakaran, M. Akteruzzaman.

"Kami butuh waktu satu jam untuk menjangkau pabrik ini, satu-satunya stasiun pemadam kebakaran terdekat berjarak 30 km dari pabrik ini," imbuh Akteruzzaman.

"Api kini telah berhasil dipadamkan," ungkap Kepala polisi lokal, Amir Hossain. Aparat kepolisian mengatakan, kobaran api yang membakar gedung berlantai dua tersebut sangat besar, sebagian besar jasad yang ditemukan dalam kondisi sangat hangus dan sulit untuk diidentifikasi.

Hossain mengatakan, tujuh mayat telah ditemukan setelah menyisiri semua sisi gedung berlantai dua ini. "Dua mayat telah diidentifikasi dan diserahkan kepada keluarga mereka. Sementara lima mayat lainnya hangus dan tak bisa dikenali," imbuh Hossain kepada AFP.

Hossain mengungkapkan, sebagian besar pekerja pabrik telah meninggalkan bangunan yang mempekerjakan 3.000 buruh ini. Menurut pengakuan seorang buruh, Mohammad Abu Saan, kebakaran terjadi sejak Selasa malam, api muncul dari sebuah mesin rajut yang rusak dan menyebar dengan cepat ke bagian gudang.

"Kebakaran juga melanda beberapa mesih kecil, tapi kami berhasil memadamkan kobaran api tersebut," ungkap Saan. Dari lokasi kebakaran, koresponden AFP menemukan buku perintah kerja yang berisi nama klien besar sepanjang bulan September, termasuk Gap merk pakaian asal Amerika Serikat H&M, merk pakaian asal Swedia.
(esn)
Berita Terkait
Mirip di Indonesia,...
Mirip di Indonesia, Begini Suasana Mudik di Bangladesh
Bangladesh Diharapkan...
Bangladesh Diharapkan Menjalani Transisi ke Pemerintahan Baru dengan Damai
Depot Kontainer Meledak,...
Depot Kontainer Meledak, Lima Tewas dan Ratusan Terluka
Jenderal Waker-Uz-Zaman,...
Jenderal Waker-Uz-Zaman, Panglima Militer yang Enggan Berkuasa
Timnas Indonesia Ditahan...
Timnas Indonesia Ditahan Imbang Bangladesh
Peneliti Ungkap Covid-19...
Peneliti Ungkap Covid-19 Telah Bermutasi Hampir 600 Kali di Bangladesh
Berita Terkini
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
1 jam yang lalu
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
2 jam yang lalu
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
2 jam yang lalu
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
3 jam yang lalu
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
11 jam yang lalu
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
13 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved