Rusia puas dengan proses penghancuran senjata kimia Suriah
Senin, 07 Oktober 2013 - 23:35 WIB
Rusia puas dengan proses penghancuran senjata kimia Suriah
A
A
A
Sindonews.com – Pemerintah Rusia mengaku puas dengan tahap awal pelucutan senjata kimia milik rezim Suriah. Demikian dinyatakan oleh Kementerian Luar Negeri Rusia, Senin (7/10/2013).
"Proses awal pembongkaran senjata kimia di Suriah, dalam waktu sesingkat mungkin dan tanpa penundaan, memberikan dasar untuk menyatakan rasa puas, bahwa Pemerintah Suriah telah mengikuti kewajiban yang telah diambil,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Suriah, Alexander Lukashevich, seperti dikutip dari Xinhua.
Menurutnya, sikap yang ditunjukkan rezim Suriah sesuai dengan niat mereka bergabung dengan konvensi pelarangan senjata kimia. “Langkah ini diambil setelah Damaskus membuat keputusan tentang jalur cepat bergabung dengan konvensi tentang pelarangan senjata kimia,” lanjut Lukashevich.
Pada akhir pekan lalu, pihak berwenang Suriah mulai menghancurkan senjata kimia di bawah pengawasan inspektur dari Organisasi untuk Pelarangan Senjata Kimia (OPCW) dan PBB. Langkah-langkah ini telah disetujui oleh resolusi Dewan Keamanan PBB 2118 dan keputusan OPCW yang dibuat pada 27 September.
Rusia memperingatkan, bahwa keberhasilan program ini tergantung tidak hanya pada Pemerintah Suriah. Rusia juga menyerukan pihak-pihak yang mampu mempengaruhi oposisi bersenjata untuk memberikan keamanan bagi misi pemantauan dan penghancuran senjata kimia.
"Proses awal pembongkaran senjata kimia di Suriah, dalam waktu sesingkat mungkin dan tanpa penundaan, memberikan dasar untuk menyatakan rasa puas, bahwa Pemerintah Suriah telah mengikuti kewajiban yang telah diambil,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Suriah, Alexander Lukashevich, seperti dikutip dari Xinhua.
Menurutnya, sikap yang ditunjukkan rezim Suriah sesuai dengan niat mereka bergabung dengan konvensi pelarangan senjata kimia. “Langkah ini diambil setelah Damaskus membuat keputusan tentang jalur cepat bergabung dengan konvensi tentang pelarangan senjata kimia,” lanjut Lukashevich.
Pada akhir pekan lalu, pihak berwenang Suriah mulai menghancurkan senjata kimia di bawah pengawasan inspektur dari Organisasi untuk Pelarangan Senjata Kimia (OPCW) dan PBB. Langkah-langkah ini telah disetujui oleh resolusi Dewan Keamanan PBB 2118 dan keputusan OPCW yang dibuat pada 27 September.
Rusia memperingatkan, bahwa keberhasilan program ini tergantung tidak hanya pada Pemerintah Suriah. Rusia juga menyerukan pihak-pihak yang mampu mempengaruhi oposisi bersenjata untuk memberikan keamanan bagi misi pemantauan dan penghancuran senjata kimia.
(esn)