Iran minta pihak asing stop bantu teroris Suriah
Jum'at, 04 Oktober 2013 - 15:31 WIB
Iran minta pihak asing stop bantu teroris Suriah
A
A
A
Sindonews.com - Duta Besar Iran untuk Libanon, Qazanfar Roknabadi, menegaskan seruan Iran kepada berbagai pihak untuk menghentikan bantuan militer dan keuangan kepada kelompok teroris di Suriah, Kamis (3/10/2013). Menurutnya, langkah itu penting dilakukan untuk menyelesaikan krisis di Suriah.
"Pemerintah Iran menyuarakan dukungan diplomatik untuk menyelesaikan krisis yang terjadi di Suriah," ungkap Roknabadi saat menggelar pertemuan dengan Koordinator Khusus PBB untuk Libanon, Derek Plumbly.
"Sebagai langkah utama untuk menyelesaikan krisis tersebut, Pemerintah Iran menyerukan pada berbagai pihak untuk menghentikan dukungan keuangan dan militer bagi kelompok teroris Suriah yang terus berjuang untuk menggulingkan pemerintahan," imbuh Roknabadi.
Dalam kesempatan itu, Roknabadi juga menekankan kepada Plumbly, bahwa Pemerintah Libanon perlu menggelar sebuah dialog nasional untuk memulihkan perdamaian dan keamanan.
Seperti diketahui, konflik internal yang terjadi di Suriah telah memicu terjadinya ketegangan sektarian di Libanon. Hizbullah telah mengirimkan para pejuang untuk berperang bersama rezim Suriah untuk melawan pemberontak yang berusaha menggulingkan Presiden Bashar Assad.
Tidak hanya itu, sikap Pemerintah Libanon atas masalah Suriah juga terpecah. Aliansi 8 maret memberikan dukungan kepada Presiden Assad, sementara kamp 14 Maret memberikan dukungan kepada pemberontak Suriah.
"Pemerintah Iran menyuarakan dukungan diplomatik untuk menyelesaikan krisis yang terjadi di Suriah," ungkap Roknabadi saat menggelar pertemuan dengan Koordinator Khusus PBB untuk Libanon, Derek Plumbly.
"Sebagai langkah utama untuk menyelesaikan krisis tersebut, Pemerintah Iran menyerukan pada berbagai pihak untuk menghentikan dukungan keuangan dan militer bagi kelompok teroris Suriah yang terus berjuang untuk menggulingkan pemerintahan," imbuh Roknabadi.
Dalam kesempatan itu, Roknabadi juga menekankan kepada Plumbly, bahwa Pemerintah Libanon perlu menggelar sebuah dialog nasional untuk memulihkan perdamaian dan keamanan.
Seperti diketahui, konflik internal yang terjadi di Suriah telah memicu terjadinya ketegangan sektarian di Libanon. Hizbullah telah mengirimkan para pejuang untuk berperang bersama rezim Suriah untuk melawan pemberontak yang berusaha menggulingkan Presiden Bashar Assad.
Tidak hanya itu, sikap Pemerintah Libanon atas masalah Suriah juga terpecah. Aliansi 8 maret memberikan dukungan kepada Presiden Assad, sementara kamp 14 Maret memberikan dukungan kepada pemberontak Suriah.
(esn)