Pasukan Suriah biarkan rakyat kelaparan agar tak berontak

Kamis, 03 Oktober 2013 - 17:53 WIB
Pasukan Suriah biarkan...
Pasukan Suriah biarkan rakyat kelaparan agar tak berontak
A A A
Sindonews.com - Ribuan orang terjebak dalam perang di pinggiran kota di Suriah antara pasukan loyalis Presiden Bashar al-Assad dengan pemberontak. Parahnya, pemerintah menghentikan bantuan untuk rakyat Suriah yang terjebak di zona perang, sejak muncul serangan senjata kimia.
Journal Wall Street pada Kamis (3/10/2013), melaporkan pasukan Suriah sengaja menghentikan bantuan kepada rakyatnya yang terjebak di zona perang. Mereka karena khawatir setelah rakyat yang terjebak itu dibantu, nantinya akan berbalik menjadi pemberontak yang menyerang pemerintah.

”Kami tidak akan membiarkan mereka dipelihara untuk membunuh kami,” kata seorang tentara Suriah. ”Biarkan mereka kelaparan untuk sementara , menyerah dan kemudian diadili.”

Menurut badan bantuan Bulan Sabit Merah Suriah, masyarakat internasional justru lebih peduli dengan masalah senjata kimia Suriah yang ramai dibicarakan, ketimbang membantu rakyat Suriah yang terancam mati kelaparan. Badan itu berupaya menyalurkan bantuan di wilayah Moadhamiya, di mana banyak rakyat Suriah terancam mati kelaparan.

Bulan Sabit Merah Suriah, yang bekerja dengan PBB , telah mencoba untuk memasuki Moadhamiya tujuh kali pada tahun ini. Upaya terakhir mereka lakukan pada bulan Juni 2013, tapi setiap hendak masuk mereka diperiksa ketat oleh pasukan Suriah.

Meski banyak rakyat Suriah menderita karena kelaparan, perang terus berkecamuk, terutama di wilayah Aleppo. Seorang aktivis oposisi, mengatakan kepada Journal Wall Street via Skype, bahwa situasi di wilayah yang dikuasai pemberontak sangat mengerikan. Orang-orang di sana bertahan hidup dengan mengonsumi buah zaitun, daun anggur dan buah ara.

Khaled Erksoussi, kepala unit tanggap bencana Bulan Sabit Merah Suriah, menyesalkan masyarakat Internasional hanya peduli soal senjata kimia daripada rakyat Suriah yang kelaparan.

”Masyarakat internasional perlu tamparan di wajah mereka agar sadar,” katanya. ”Jika mereka mengaku akan bekerja untuk kesejahteraan rakyat Suriah, maka bantulah agar kita masuk (ke Suriah).”
(mas)
Berita Terkait
Tenda Permukiman Keluarga...
Tenda Permukiman Keluarga Terlantar yang Dikuasai Pemberontak Ditembaki Pasukan Suriah
Pasukan Suriah Serang...
Pasukan Suriah Serang Qardaha, Bentrokan Sengit di Latakia dan Tartous
Warga Suriah Menyeberangi...
Warga Suriah Menyeberangi Sungai ke Lebanon, Ribuan Mengungsi di Tengah Kekerasan di Pesisir
Gempuran Serangan Udara...
Gempuran Serangan Udara di Idlib, 21 Warga Tewas
Pemberontak Kuasai Aleppo,...
Pemberontak Kuasai Aleppo, Pasukan Bashar al-Assad Mundur
9 Negara Pemasok Senjata...
9 Negara Pemasok Senjata Tentara Suriah
Berita Terkini
4 Alasan Krisis Selat...
4 Alasan Krisis Selat Hormuz Tak Bisa Diselesaikan melalui Perang
46 menit yang lalu
Saling Serang dan Ancam,...
Saling Serang dan Ancam, Perang AS dan Iran Bisa Berlarut-larut selama Berbulan-bulan
1 jam yang lalu
Peta Politik Malaysia...
Peta Politik Malaysia Terus Berubah Warna, PM Anwar Ibrahim Kian Tersudut
3 jam yang lalu
Mengapa Para Pemimpin...
Mengapa Para Pemimpin Iran Masih Berbeda Pandangan terkait Selat Hormuz?
4 jam yang lalu
Siapa Hamad bin Khalifa...
Siapa Hamad bin Khalifa Al Thani? Pemimpin yang Meningkatkan PDB Qatar hingga 24 Kali Lipat
4 jam yang lalu
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
7 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved