Bentrok dengan NPA, seorang tentara Filiphina tewas
Kamis, 03 Oktober 2013 - 15:47 WIB
Bentrok dengan NPA, seorang tentara Filiphina tewas
A
A
A
Sindonews.com - Seorang tentara pemerintah Filipina tewas dan enam orang lainnya menderita luka-luka setelah terlibat bentrok dengan pemberontak sayap kiri di Filipina, Tentara Rakyat Baru (NPA) di wilayah selatan Filiphina, Rabu (3/10/2013).
"Bentrok antara tentara dan NPA pecah saat tentara sedang melakukan pengejaran terhadap sekitar 60 anggota NPA di Desa Banglay dan Lagonglong, sebuah kota Misamis, Provinsi Mindanao," ungkap Kapten Christian Uy, Juru Bicara Divisi Infanteri ke-4 Angkatan Darat Filipina, Kamis (3/10/2013).
"Korban tewas adalah Pratu Ellan Ramones, sementara enam prajurit lain yang menderita luka-luka telah dilarikan ke rumah sakit Camp Evangelista di Kota Cagayan de Oro," terang Uy.
Uy meyakini, kelompok NPA yang terrlibat bentrok dengan tentara Filiphina kali ini merupakan kelompok yang sama yang menyerang datasemen milisi Provinsi Mindanao bulan lalu. Serangan itu menerwaskan seorang tentara dan empat orang anggota NPA di Kota Balingsag.
NPA sendiri merupakan sayap militer Partai Komunis Filipina. Mereka melancarkan perang gerilya di pedesaan Selatan Filipina selama empat dekade. Militer Filipina memperkirakan, kekuatan NPA mencapai lebih dari 5.000 jiwa di seluruh negeri. Sebanyak 4.000 tentara NPA telah bergabung kembali di sejumlah benteng mereka di pegunungan, sisi timur Mindanao untuk melanjutkan perjuangan perang yang dimulai sejak 1969 .
"Bentrok antara tentara dan NPA pecah saat tentara sedang melakukan pengejaran terhadap sekitar 60 anggota NPA di Desa Banglay dan Lagonglong, sebuah kota Misamis, Provinsi Mindanao," ungkap Kapten Christian Uy, Juru Bicara Divisi Infanteri ke-4 Angkatan Darat Filipina, Kamis (3/10/2013).
"Korban tewas adalah Pratu Ellan Ramones, sementara enam prajurit lain yang menderita luka-luka telah dilarikan ke rumah sakit Camp Evangelista di Kota Cagayan de Oro," terang Uy.
Uy meyakini, kelompok NPA yang terrlibat bentrok dengan tentara Filiphina kali ini merupakan kelompok yang sama yang menyerang datasemen milisi Provinsi Mindanao bulan lalu. Serangan itu menerwaskan seorang tentara dan empat orang anggota NPA di Kota Balingsag.
NPA sendiri merupakan sayap militer Partai Komunis Filipina. Mereka melancarkan perang gerilya di pedesaan Selatan Filipina selama empat dekade. Militer Filipina memperkirakan, kekuatan NPA mencapai lebih dari 5.000 jiwa di seluruh negeri. Sebanyak 4.000 tentara NPA telah bergabung kembali di sejumlah benteng mereka di pegunungan, sisi timur Mindanao untuk melanjutkan perjuangan perang yang dimulai sejak 1969 .
(esn)