Kongres tak akhiri shutdown, Obama ngambek

Kamis, 03 Oktober 2013 - 10:13 WIB
Kongres tak akhiri shutdown,...
Kongres tak akhiri shutdown, Obama ngambek
A A A
Sindonews.com – Pembicaraan antara Presiden Amerika Serikat (AS), Barack Obama dan para pimpinan Kongres untuk mengakhiri pemblokiran anggaran (shutdown) Pemerintah AS menemui jalan buntu. Obama pun kesal, dan tidak akan berunding lagi dengan Kongres.

Demikian disampaikan pihak Gedung Putih. Mengutip laporan Reuters, Kamis (3/10/2013), Gedung Putih menirukan ucapan Obama, bahwa akal sehat yang akan memenangkan polemik kebuntuan anggaran pemerintah yang nyaris melumpuhkan semua sektor layanan publik AS.

”Presiden menegaskan kepada para pemimpin, bahwa ia tidak akan merundingkan kebutuhan untuk Kongres, sampai anggaran pemerintah dibuka kembali,” bunyi pernyataan Gedung Putih.

Para pemimpin partai di Kongres yang ditemui Obama untuk mengakhiri shutdown, antara lain Ketua DPR dari Partai Republik, John Boehner, pimpinan Partai Demokrat, Nancy Pelosi, Pemimpin Umum Senat Harry Reid dan pimpinan Senat dari Partai Republik, Mitch McConnell.

Di akhir pertemuan, Obama diwawancarai stasiun televisi CNBC. ” Apakah saya putus asa? Tentu saya jengkel. Karena (shutdown) ini sama sekali tidak perlu,” kata Obama.

”Saya gemas dengan ide (shutdown). Saya katakan kepada 20 juta orang, Anda (semua) tidak bisa memiliki asuransi kesehatan,” ujarnya. ”Orang-orang ini (Kongres) tidak akan membuka kembali (anggaran) pemerintah. Itu tidak bertanggung jawab.”

Sehari sejak Kongres memutuskan shutdown Pemerintah AS, Obama langsung mengumumkan penutupan sebagian layanan publik non-esensial. Kongres AS memblokir anggaran pemerintah, setelah gagal menyetujui anggaran yang dipicu dari perseteruan Partai Republik AS di Kongres dengan kubu Pemerintah Obama.

Dampak nyata shutdown, selain sebagian kantor pemerintah tutup, sekitar 700 ribu pegawai federal dirumahkan tanpa gaji. Tak hanya itu, nyaris sebagian besar fasilitas publik yang dibiayai anggaran pemerintah, seperti taman, museum, kebun binatang dan lainnya, tutup sampai batas waktu yang tidak bisa ditentukan.
(mas)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Mojtaba Khamenei Murka!...
Mojtaba Khamenei Murka! Kuwait dan Bahrain Dihujani Drone dan Rudal Iran
56 menit yang lalu
Putin: Serangan Rudal...
Putin: Serangan Rudal Hipersonik Oreshnik Rusia terhadap Ukraina Hanya Tes, Belum Skala Penuh
1 jam yang lalu
Ini Daftar Negara yang...
Ini Daftar Negara yang Hukum Mati dan Rampas Aset Koruptor, Bagaimana dengan Indonesia?
2 jam yang lalu
Ironi Kekayaan Raja...
Ironi Kekayaan Raja Thailand Vajiralongkorn Rp778 Triliun: Hampir 3 Kali Anggaran MBG, tapi Pewarisnya Tak Jelas
3 jam yang lalu
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
5 jam yang lalu
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
5 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved