Hina kerajaan via online, wanita Thailand dipenjara 5 tahun

Rabu, 02 Oktober 2013 - 15:44 WIB
Hina kerajaan via online,...
Hina kerajaan via online, wanita Thailand dipenjara 5 tahun
A A A
Sindonews.com- Sebuah pengadilan di Thailand, pada Rabu (2/10/2013), menjatuhkan hukuman lima tahun penjara kepada Noppawan Tangudomsuk . Wanita yang dijuluki “Bento” itu dihukum atas posting komentar online yang dianggap menghina kerajaan Thailand.

Vonis itu menuai kecaman dari para aktivis, dan menganggap hukuman itu terlalu keras. Seorang hakim telah memerintah agar Bento yang memosting komentarnya di situs berita Prachtai pada 2008 silam dihukum. Wanita itu, dituduh melakukan pelanggaran UU Kejahatan Komputer Thailand.

UU kontroversial itu disahkan oleh legislatif terpilih, setelah kudeta tahun 2006. ”Investigasi menujukkan, bahwa alamat IP komputer dan komentar yang diposting berasal dari komputer terdakwa,” kata seorang hakim saat membacakan putusan sidang, seperti dikutip Reuters.

Thailand memiliki beberapa hukum kejahatan kenegaraan terberat di dunia. Yakni, hukuman maksimal 15 tahun bagi siapa pun yang menghina kerajaan.

Kasus yang menjerat Bento itu sempat terhenti pada 2011, karena pengadilan tidak menemukan bukti cukup, jika komentar yang menghina kerajaan itu diposting sendiri oleh terdakwa. Hukuman untuk Bento mengikuti hukumannya sebelumnya yang menjerat Sondhi Limthongkul seorang taipan media yang memfitnah kerajaan dalam masalah politik. Limthongkul divonis dua tahun.

Meski UU itu dianggap kontroversi, tapi para pejabat, termasuk Perdana Menteri Yingluck enggan untuk merivisi. Sikap pemerintah itu menuai kritikan dari para aktivis.
(mas)
Berita Terkait
Siapa Sirikit? Ibu Suri...
Siapa Sirikit? Ibu Suri Thailand yang Bergaya Hidup Glamor dan Dipuja Rakyatnya
Bagaimana Thailand Menjadi...
Bagaimana Thailand Menjadi Negara Sakit di Asia?
Pendukung Raja Thailand...
Pendukung Raja Thailand Tolak Reformasi Konstitusi
Experience Thailand...
Experience Thailand 2026 Jadi Ajang Promosi Produk Thailand di Tengah Ketatnya Pasar Impor Indonesia
Bentrok Terparah Pecah...
Bentrok Terparah Pecah di Thailand, Lebih dari 41 Demonstran Terluka
Lagu Mother of the Land...
Lagu Mother of the Land dan The Delicate Hand Didedikasikan untuk Mendiang Ratu Sirikit
Berita Terkini
Saling Serang dan Ancam,...
Saling Serang dan Ancam, Perang AS dan Iran Bisa Berlarut-larut selama Berbulan-bulan
30 menit yang lalu
Peta Politik Malaysia...
Peta Politik Malaysia Terus Berubah Warna, PM Anwar Ibrahim Kian Tersudut
1 jam yang lalu
Mengapa Para Pemimpin...
Mengapa Para Pemimpin Iran Masih Berbeda Pandangan terkait Selat Hormuz?
2 jam yang lalu
Siapa Hamad bin Khalifa...
Siapa Hamad bin Khalifa Al Thani? Pemimpin yang Meningkatkan PDB Qatar hingga 24 Kali Lipat
3 jam yang lalu
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
6 jam yang lalu
Balas Dendam Itu Pasti...
Balas Dendam Itu Pasti Terjadi! Media Iran Rilis 13 Pejabat AS, Iran dan Eropa yang Jadi Target
7 jam yang lalu
Infografis
5 Titik Rawan Perang...
5 Titik Rawan Perang Dunia III pada Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved