Tepco hendak aktifkan lagi pabrik nuklir terbesar di dunia
Jum'at, 27 September 2013 - 15:46 WIB
Tepco hendak aktifkan lagi pabrik nuklir terbesar di dunia
A
A
A
Sindonews.com - Tokyo Electric Power Company (Tepco), operator nuklir Fukushima, Jepang, pada Jumat (27/9/2013), mulai membuat langkah-langkah untuk mengaktifkan lagi pabrik nuklir terbesar di dunia, yang telah ditutup. Namun, Tepco juga dapat tekanan untuk mementingkan keselamatan setelah terjadi bencana nuklir Fukushima.
Persetujuan akhir untuk melanjutkan proyek nuklir di Kashiwazaki Kariwa, yang merupakan pembangkit nuklir terbesar di dunia, itu belum pasti. Pembangkit nuklir raksasa yang ditutup tersebut, berlokasi di sekitar 300 kilometer barat laut dari Tokyo.
Sebanyak 50 reaktor nuklir di Jepang, ditutup setelah gempa bumi dan tsunami 2011 melumpuhkan reaktor nuklir Fukushima. Ambisi Tepco untuk membangun kembali pabrik nuklir terbesar di dunia, dibayang-bayangi peringatan dari Pemerintah Jepang.
”Tidak ada yang lebih penting daripada keselamatan dan memahami keinginan masyarakat setempat,” kata Menteri Perdagangan dan Industri Jepang, Toshimitsu Motegi.
Pernyataan itu, disampaikan Motegi kepada Presiden Tepco, Naomi Hirose, Jumat. “Saya ingin Anda terus membuat upaya untuk meningkatkan keselamatan,” ujar Motegi.
Rabu lalu, Hirose menyatakan, Tepco akan meningkatkan keamanan dengan melampirkan ventilasi filter tambahan untuk mengurangi tekanan, jika reaktor nuklir dalam kondisi darurat.
Izeumida, seorang kritikus Jepang mempertanyakan niat Tepco itu.”Pembangkit listrik tenaga nuklir Kashiwazaki Kariwa dapat ditutup, namun itu adalah fasilitas yang aktif, dan keamanan harus dipastikan,” ujarnya.
Persetujuan akhir untuk melanjutkan proyek nuklir di Kashiwazaki Kariwa, yang merupakan pembangkit nuklir terbesar di dunia, itu belum pasti. Pembangkit nuklir raksasa yang ditutup tersebut, berlokasi di sekitar 300 kilometer barat laut dari Tokyo.
Sebanyak 50 reaktor nuklir di Jepang, ditutup setelah gempa bumi dan tsunami 2011 melumpuhkan reaktor nuklir Fukushima. Ambisi Tepco untuk membangun kembali pabrik nuklir terbesar di dunia, dibayang-bayangi peringatan dari Pemerintah Jepang.
”Tidak ada yang lebih penting daripada keselamatan dan memahami keinginan masyarakat setempat,” kata Menteri Perdagangan dan Industri Jepang, Toshimitsu Motegi.
Pernyataan itu, disampaikan Motegi kepada Presiden Tepco, Naomi Hirose, Jumat. “Saya ingin Anda terus membuat upaya untuk meningkatkan keselamatan,” ujar Motegi.
Rabu lalu, Hirose menyatakan, Tepco akan meningkatkan keamanan dengan melampirkan ventilasi filter tambahan untuk mengurangi tekanan, jika reaktor nuklir dalam kondisi darurat.
Izeumida, seorang kritikus Jepang mempertanyakan niat Tepco itu.”Pembangkit listrik tenaga nuklir Kashiwazaki Kariwa dapat ditutup, namun itu adalah fasilitas yang aktif, dan keamanan harus dipastikan,” ujarnya.
(esn)