PM Australia janji tak usik kedaulatan RI

Kamis, 26 September 2013 - 10:55 WIB
PM Australia janji tak...
PM Australia janji tak usik kedaulatan RI
A A A
Sindonews.com­- Perdana Menteri Austrlia, Tony Abbott, mengkonfirmasi penentangan pemerintah dan DPR RI perihal penempatan polisi-polisi Australia di wilayah RI, untuk mencegah aksi “manusia perahu”. Menteri Luar Negeri RI, Marty Natalegawa, sudah tegas menolak rencana Abbott itu, karena bisa mengusik kedaulatan Indonesia.

Abbott pun berjanji, untuk tidak pernah mengusulkan atau membuat kebijakan yang akan melanggar kedaulatan Indonesia. Sebelumnya, rencana pencegahan para pencari suaka atau “manusia perahu” dengan menempatkan polisi-polisi Australia memicu ketegangan Australia dan Indonesia.

Akhir September ini, Abbott dijadwalkan ke Jakarta. Agenda kunjungan Abbott, diprediksi membahas kebijakan kontroversialnya yang ia namakan “Operasi Borders Sovereign” itu. Menlu Marty, juga sudah memperingatkan Menlu Australia, Julie Bishop, menjelang sidang PBB di New York, bahwa Indonesia tidak bisa menerima rencana kebijakan Abbott.

Abbott, pada Kamis (26/9/2013), menepis kekhawatiran Marty, bahwa kebijakan itu akan melanggar kedaulatan Indonesia. “Saya tidak yakin itu yang terjadi,” kata Abbott.

”Ini bukan soal memaksa siapa pun, ini adalah pertanyaan tentang cara bekerja yang sangat kooperatif dan konstruktif dengan tetangga kami (Indonesia), guna memastikan bahwa masalah ini mengerikan,” ujar Abbott, seperti dikutip AFP.

”Kami benar-benar menghormati kedaulatan Indonesia, dan kita tidak akan pernah melakukan atau mengusulkan apapun yang bertentangan dengan itu,” imbuh dia.

Menurutnya, hal yang penting untuk diingat adalah bahwa Australia memiliki hubungan yang sangat baik dengan Indonesia. ”Keduanya sudah bekerja sangat konstruktif bersama-sama di masa lalu pada masalah penyelundupan manusia,” ucapnya.

”Kami, saat ini, bekerja sangat baik bersama dengan orang Indonesia, kita bisa berbuat lebih baik di masa depan.”
(esn)
Berita Terkait
Anthony Albanese, Tokoh...
Anthony Albanese, Tokoh Kelas Pekerja yang Jadi PM Australia Terpilih
Mertens dan Sabalenka...
Mertens dan Sabalenka Juarai Ganda Putri Australia Open 2021
Kunjungan Danielle Wood...
Kunjungan Danielle Wood Perkuat Kerja Sama Ekonomi Indonesia–Australia
Cendekiawan Muda RI...
Cendekiawan Muda RI di Australia Sumbang Ide Wujudkan Indonesia 4.0
Banjir Besar Landa Sydney,...
Banjir Besar Landa Sydney, Ribuan Orang Diminta Mengungsi
Australia Menyadari...
Australia Menyadari Konsumen China Tak Tergantikan Usai 30 Bulan Konflik
Berita Terkini
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
29 menit yang lalu
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
1 jam yang lalu
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
2 jam yang lalu
CIA Akui Agresi AS ke...
CIA Akui Agresi AS ke Iran Gagal Total, Ini 4 Indikatornya
3 jam yang lalu
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
4 jam yang lalu
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
5 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved