Nyawa terancam, presiden Venezuela absen di sidang PBB
Kamis, 26 September 2013 - 10:23 WIB
Nyawa terancam, presiden Venezuela absen di sidang PBB
A
A
A
Sindonews.com - Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, mengatakan, dia membatalkan rencananya untuk menghadiri sidang Majelis Umum PBB di New York. Alasannya, dia mengaku menerima ancaman serius yang bisa berakibat fatal pada hidupnya.
”Saya memutuskan saat itu untuk melanjutkan kembali ke Caracas, dan menunda perjalanan ke New York. Tujuannya, menjaga integritas fisik saya, dan melindungi kehidupan saya,” kata Maduro, seperti dikutip al-Jazeera, Kamis (26/9/2013).
Maduro, yang baru saja kembali dari kunjungan ke China, mengatakan, kemarin sianggah di Vancouver. Pada saat itulah, dia menerima informasi dari intelijen, bahwa ada “dua provokasi yang sangat serius”, yang mendorongnya untuk membatalkan perjalanannya ke New York.
”Ketika saya masuk ke Vancouver, saya mengevaluasi intelijen kami yang meneria informasi dari beberapa sumber. Akhirnya saya memutuskan saat itu untuk melanjutkan kembali ke Caracas,” imbuh Maduro.
Venezuela adalah sekutu terdekat Kuba, yang selama ini selalu berseberangan dengan kebijakan Amerika Serikat. Pendahulunya Maduro, mendiang Hugo Chavez, juga kerap membuat klaim, tentang rencana pembunuhan oleh AS terhadap dirinya.
”Saya memutuskan saat itu untuk melanjutkan kembali ke Caracas, dan menunda perjalanan ke New York. Tujuannya, menjaga integritas fisik saya, dan melindungi kehidupan saya,” kata Maduro, seperti dikutip al-Jazeera, Kamis (26/9/2013).
Maduro, yang baru saja kembali dari kunjungan ke China, mengatakan, kemarin sianggah di Vancouver. Pada saat itulah, dia menerima informasi dari intelijen, bahwa ada “dua provokasi yang sangat serius”, yang mendorongnya untuk membatalkan perjalanannya ke New York.
”Ketika saya masuk ke Vancouver, saya mengevaluasi intelijen kami yang meneria informasi dari beberapa sumber. Akhirnya saya memutuskan saat itu untuk melanjutkan kembali ke Caracas,” imbuh Maduro.
Venezuela adalah sekutu terdekat Kuba, yang selama ini selalu berseberangan dengan kebijakan Amerika Serikat. Pendahulunya Maduro, mendiang Hugo Chavez, juga kerap membuat klaim, tentang rencana pembunuhan oleh AS terhadap dirinya.
(esn)