Warga 7 negara ini juga jadi korban teroris di mal Narobi
Senin, 23 September 2013 - 18:34 WIB
Warga 7 negara ini juga jadi korban teroris di mal Narobi
A
A
A
Sindonews.com – Para korban serangan brutal di sebuah mal di Nairobi, Kenya, oleh kelompok al-Shabab bukan hanya warga Kenya. Tapi, ada sejumlah warga dari tujuh negara asing juga jadi korban serangan kelompok yang disebut Pemerintah Kenya sebagai teroris itu.
Perdana Menteri Inggris David Cameron, menyatakan, tiga warga Inggris tewas dalam serangan tersebut. ”Kami harus mempersiapkan diri untuk berita buruk ini lebih lanjut,” kata Cameron, seperti dikutip Ruters, Senin (23/9/2013).
Presiden Amerika Serikat, Barack Obama menyampaikan belasungkawa kepada Presiden Kenya, Uhuru Kenyatta, yang keponakannya juga terbunuh dalam serangan di mal yang sebagian besar usahanya milik Israel itu. Lima warga AS, dilaporkan mengalami luka-luka dalam insiden yang berlangsung sejak Sabtu pekan lalu.
Dua warga Prancis, yakni seorang ibu dan putrinya menjadi korban serangan al-Shabab. Kemudian, dua diplomat dari Kanada dan Ghana juga tewas. Warga Ghana, yang seorang penyair terkenal, Kofi Awoonor tak luput dari serangan maut itu. Korban lainnya berasal dari China dan Belanda.
Seorang saksi mata yang menyebut namanya sebagai Cecilia, kepada Reuters, mengatakan para teroris bersenjata AK-47, dan bersabuk amunisi. Dia mengaku melihat ada tiga orang yang menyerang dengan senjata ”Mereka menembak dari jalan keluar, menembak mana-mana," katanya.
”Saya melihat orang-orang ditembak di sekitar saya, beberapa dengan darah mengucur dari luka yang buruk. Saya hanya berdoa.”
Perdana Menteri Inggris David Cameron, menyatakan, tiga warga Inggris tewas dalam serangan tersebut. ”Kami harus mempersiapkan diri untuk berita buruk ini lebih lanjut,” kata Cameron, seperti dikutip Ruters, Senin (23/9/2013).
Presiden Amerika Serikat, Barack Obama menyampaikan belasungkawa kepada Presiden Kenya, Uhuru Kenyatta, yang keponakannya juga terbunuh dalam serangan di mal yang sebagian besar usahanya milik Israel itu. Lima warga AS, dilaporkan mengalami luka-luka dalam insiden yang berlangsung sejak Sabtu pekan lalu.
Dua warga Prancis, yakni seorang ibu dan putrinya menjadi korban serangan al-Shabab. Kemudian, dua diplomat dari Kanada dan Ghana juga tewas. Warga Ghana, yang seorang penyair terkenal, Kofi Awoonor tak luput dari serangan maut itu. Korban lainnya berasal dari China dan Belanda.
Seorang saksi mata yang menyebut namanya sebagai Cecilia, kepada Reuters, mengatakan para teroris bersenjata AK-47, dan bersabuk amunisi. Dia mengaku melihat ada tiga orang yang menyerang dengan senjata ”Mereka menembak dari jalan keluar, menembak mana-mana," katanya.
”Saya melihat orang-orang ditembak di sekitar saya, beberapa dengan darah mengucur dari luka yang buruk. Saya hanya berdoa.”
(esn)