Menlu AS tiba di Israel untuk bahas krisis Suriah
Minggu, 15 September 2013 - 22:16 WIB
Menlu AS tiba di Israel untuk bahas krisis Suriah
A
A
A
Sindonews.com – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), John Kerry, tiba di Yerusalem, Minggu (15/9/2013), untuk bertemu dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Pertemuan ini dilakukan untuk membahas rencana penghancuran senjata kimia Suriah dan pembicaraan damai Israel dengan Palestina.
Setelah mendarat di bandara Ben Gurion, dekat Tel Aviv, Kerry langsung menuju ke Yerusalem, di mana ia dijadwalkan mengadakan pembicaraan beberapa jam dengan pemimpin Israel, sebelum selanjutnnya terbang ke Paris.
Lawatan Kerry ke Israel, dilakukan satu hari setelah Washington dan Moskow mencapai kesepakatan atas rencana penghancuran persediaan senjata kimia Suriah. Kesepakatan ini dicapai setelah melakukan pembicaraan selama tiga hari di Jenewa, Swiss, dengan timpalannya dari Rusia, Sergei Lavrov.
Menjelang pertemuan dengan Kerry, Netanyahu mengatakan, dia berharap kesepakatan AS-Rusia akan membuat kehancuran total cadangan senjata kimia rezim Presiden Suriah, Bashar al-Assad.
"Kami berharap, bahwa perjanjian Rusia-AS soal senjata kimia Suriah akan berbuah. Tetapi, ujian yang sesungguhnya adalah ada dalam pelaksanaannya: pembongkaran total persediaan senjata kimia rezim," kata Netanyahu, pada upacara menandai 40 tahun Perang Yom Kippur.
Setelah mendarat di bandara Ben Gurion, dekat Tel Aviv, Kerry langsung menuju ke Yerusalem, di mana ia dijadwalkan mengadakan pembicaraan beberapa jam dengan pemimpin Israel, sebelum selanjutnnya terbang ke Paris.
Lawatan Kerry ke Israel, dilakukan satu hari setelah Washington dan Moskow mencapai kesepakatan atas rencana penghancuran persediaan senjata kimia Suriah. Kesepakatan ini dicapai setelah melakukan pembicaraan selama tiga hari di Jenewa, Swiss, dengan timpalannya dari Rusia, Sergei Lavrov.
Menjelang pertemuan dengan Kerry, Netanyahu mengatakan, dia berharap kesepakatan AS-Rusia akan membuat kehancuran total cadangan senjata kimia rezim Presiden Suriah, Bashar al-Assad.
"Kami berharap, bahwa perjanjian Rusia-AS soal senjata kimia Suriah akan berbuah. Tetapi, ujian yang sesungguhnya adalah ada dalam pelaksanaannya: pembongkaran total persediaan senjata kimia rezim," kata Netanyahu, pada upacara menandai 40 tahun Perang Yom Kippur.
(esn)