Kapal perang AS masih tunggu perintah Obama

Jum'at, 13 September 2013 - 03:32 WIB
Kapal perang AS masih...
Kapal perang AS masih tunggu perintah Obama
A A A
Sindonews.com – Kapal perang Amerika Serikat (AS) yang saat ini sudah berada di Mediterania, tinggal menunggu perintah Presiden Barack Obama untuk melancarkan serangan terhadap rezim Suriah. Demikian ditegaskan Sekretaris Angkatan Laut AS, Ray Mabus, Kamis (12/9/2013).

Meski Pemerintah AS telah memutuskan untuk menunda serangan ke Damaskus dan lebih memilih untuk mengejar solusi diplomatik, komentar dari Mabus memberikan pengingat, bahwa kapal perusak AS yang dilengkapi dengan rudal jelajah, masih tetap berada di Mediterania timur dan belum mendapat perintah untuk meninggalkan wilayah itu.

"Dua pekan lalu, ketika gambar baru dan mengerikan dari Suriah melintas di televisi dan streaming di iPad kami, Angkatan Laut dan Korps Marinir AS sudah ada di sana, di Mediterania dan perairan Timur Tengah," kata Mabus dalam pidato di Universitas Pertahanan Nasional.

"Saya beri Anda jaminan, bahwa jika kita dipanggil untuk menyerang, kita akan memukul dengan keras dan kami akan menyerang dengan cepat," kata Mabus. “Seperti kata Presiden, serangan akan ditargetkan untuk menurunkan kemampuan rezim Assad," kata Mabus.

Sejak rencana untuk menyerang Suriah dilontarkan Obama, empat kapal perusak AS lansung diluncurkan ke Mediterania. Selain itu, satu kapal induk, yakni USS Nimitz juga sudah berada di kawasan itu dan menunggu perintah Obama.
(esn)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
35 menit yang lalu
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
1 jam yang lalu
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
2 jam yang lalu
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
3 jam yang lalu
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
4 jam yang lalu
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
5 jam yang lalu
Infografis
7 Perang Besar di Selat...
7 Perang Besar di Selat Malaka, dari Jalur Rempah hingga Medan Tempur Kekuatan Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved