Kerry: Suriah butuh solusi politik, tapi setelah serangan
Selasa, 10 September 2013 - 02:27 WIB
Kerry: Suriah butuh solusi politik, tapi setelah serangan
A
A
A
Sindonews.com – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), John Kerry, mengatakan pada Senin (9/9/2013), bahwa solusi untuk konflik Suriah haruslah cara politik dan bukan militer. “Tapi, sekarang bukan saatnya bagi dunia untuk diam,” kata Kerry, seperti dikutip dari Reuters.
Sikap Menlu AS ini memang bisa dikatakan mendua. Di satu sisi ia terus mengupayakan terselenggaranya konferensi Jenewa II, yakni sebuah perundingan damai untuk konflik Suriah. Namun, di sisi lain ia mendukung rencana intervensi militer yang digagas Presiden AS Barack Obama.
Setelah pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri Inggris, William Hague, di London, Kerry mengatakan, AS sepenuhnya setuju bahwa solusi untuk konflik akan tidak datang dari medan perang, tapi dari negosiasi.
"Biarkan saya membuatnya menjadi jelas , AS, Presiden Obama, saya sendiri, dan pihak lain dalam perjanjian penuh, bahwa akhir dari konflik di Suriah membutuhkan solusi politik. Tidak ada solusi militer, kita tidak punya ilusi tentang itu," kata Kerry .
"Sebuah resolusi tidak akan ditemukan di medan perang, tetapi pada meja perundingan. Tapi, kita harus sampai ke meja itu. Masyarakat internasional tidak bisa berdiam diri dan membiarkan Assad mengirimkan gas beracun ke rakyatnya sendiri,” lanjut Kerry.
Sikap Menlu AS ini memang bisa dikatakan mendua. Di satu sisi ia terus mengupayakan terselenggaranya konferensi Jenewa II, yakni sebuah perundingan damai untuk konflik Suriah. Namun, di sisi lain ia mendukung rencana intervensi militer yang digagas Presiden AS Barack Obama.
Setelah pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri Inggris, William Hague, di London, Kerry mengatakan, AS sepenuhnya setuju bahwa solusi untuk konflik akan tidak datang dari medan perang, tapi dari negosiasi.
"Biarkan saya membuatnya menjadi jelas , AS, Presiden Obama, saya sendiri, dan pihak lain dalam perjanjian penuh, bahwa akhir dari konflik di Suriah membutuhkan solusi politik. Tidak ada solusi militer, kita tidak punya ilusi tentang itu," kata Kerry .
"Sebuah resolusi tidak akan ditemukan di medan perang, tetapi pada meja perundingan. Tapi, kita harus sampai ke meja itu. Masyarakat internasional tidak bisa berdiam diri dan membiarkan Assad mengirimkan gas beracun ke rakyatnya sendiri,” lanjut Kerry.
(esn)