Lagi, serangan drone AS tewaskan 6 militan di Pakistan
Jum'at, 06 September 2013 - 13:41 WIB
Lagi, serangan drone AS tewaskan 6 militan di Pakistan
A
A
A
Sindonews.com - Para pejabat intelijen Pakistan, mengatakan sepasang rudal yang diluncurkan oleh pesawat tak berawak (drone) AS menghantam tempat persembunyian para militan di dekat perbatasan Afghanistan. Enam orang militan tewas dalam serangan itu.
Para pejabat intelijen itu, menuturkan, rudal menghantam sebuah kompleks bangunan semalam, di dekat perbatasan Ghulam Khan, di wilayah Waziristan Utara. Namun, pihak intelijen Pakistan tidak mengetahui identitas para militan termasuk kebangsaan mereka.
Para pejabat yang berbicara Jumat (6/9/2013), dengan syarat anonim, karena mereka tidak berwenang menyampaikannya kepada media, mengatakan, Waziristan Utara adalah wilayah yang dihuni suku campuran Pakistan, Afghanistan dan terkait dengan jaringan al-Qaida.
Serangan pesawat tak berawak AS telah menyebabkan ketegangan yang ekstrim antara Pakistan dan Amerika Serikat. Washington mengatakan, mereka merasa perlu untuk menggunakan pesawat tak berawak, karena Pakistan menolak untuk terlibat aksi militer untuk memerangi para militan.
Perdana Menteri Pakistan, Nawaz Sharif, menyerukan strategi bersama untuk menghentikan serangan pesawat tak berawak AS. Diperkirakan bahwa antara 2004 dan 2013, serangan pesawat tak berawak AS di Pakistan telah menewaskan 3.460 orang, meskipun angka ini tidak mencakup serangan terbaru .
”Sekitar 890 dari mereka adalah warga sipil dan sebagian besar serangan dilakukan oleh pemerintahan Obama,” tulis BBC, mengutip laporan penelitian Biro Jurnalisme Investigasi.
Para pejabat intelijen itu, menuturkan, rudal menghantam sebuah kompleks bangunan semalam, di dekat perbatasan Ghulam Khan, di wilayah Waziristan Utara. Namun, pihak intelijen Pakistan tidak mengetahui identitas para militan termasuk kebangsaan mereka.
Para pejabat yang berbicara Jumat (6/9/2013), dengan syarat anonim, karena mereka tidak berwenang menyampaikannya kepada media, mengatakan, Waziristan Utara adalah wilayah yang dihuni suku campuran Pakistan, Afghanistan dan terkait dengan jaringan al-Qaida.
Serangan pesawat tak berawak AS telah menyebabkan ketegangan yang ekstrim antara Pakistan dan Amerika Serikat. Washington mengatakan, mereka merasa perlu untuk menggunakan pesawat tak berawak, karena Pakistan menolak untuk terlibat aksi militer untuk memerangi para militan.
Perdana Menteri Pakistan, Nawaz Sharif, menyerukan strategi bersama untuk menghentikan serangan pesawat tak berawak AS. Diperkirakan bahwa antara 2004 dan 2013, serangan pesawat tak berawak AS di Pakistan telah menewaskan 3.460 orang, meskipun angka ini tidak mencakup serangan terbaru .
”Sekitar 890 dari mereka adalah warga sipil dan sebagian besar serangan dilakukan oleh pemerintahan Obama,” tulis BBC, mengutip laporan penelitian Biro Jurnalisme Investigasi.
(esn)