Frustasi, Duta AS: Rusia terus menyandera DK PBB

Jum'at, 06 September 2013 - 09:24 WIB
Frustasi, Duta AS: Rusia...
Frustasi, Duta AS: Rusia terus menyandera DK PBB
A A A
Sindonews.com – Duta AS untuk PBB, Samantha Power, meluapkan rasa frutasinya kepada Moskow, dalam forum KTT G20 di St Petersburg, Rusia, kemarin (5/9/2013). Rasa frustasi Samantha, tidak lain, karena sikap Moskow yang terus menyandera setiap keputusan Dewan Keamanan PBB untuk menindak Suriah.

Tuduhan Samantha itu dari tindakan Rusia yang berulang kali memblokir resolusi DK PBB terhadap Suriah. ”DK PBB tidak lagi ’layak jalan’ untuk menekan Suriah agar bertanggung jawab atas kejahatan perang,” kata Samantha, seperti dikutip BBC.

Dalam forum KTT G20, banyak pemimpin negara dalam forum itu mengungkapkan kegelisahan mereka terhadap gagasan AS untuk menyerang Suriah. Termasuk beberapa sekutu AS, seperti Uni Eropa.

Pemerintah AS menuduh pasukan Presiden Bashar al-Assad membunuh 1.429 orang dalam serangan senjata kimia di pinggiran kota Damaskus pada 21 Agustus 2013. Pihak Inggris, mengatakan para ilmuwan di laboratorium penelitian Porton telah menemukan jejak gas sarin pada kain dan tanah dari sampel yang dibawa.

Tapi Presiden Suriah, Bashar al-Assad menyalahkan pemberontak atas serangan itu. Sedangkan China dan Rusia telah menolak untuk menyetujui sebuah resolusi Dewan Keamanan PBB terhadap Suriah .

AS dan Perancis, dua negara di KTT G20, yang berkomitmen untuk menggunakan kekuatan militer di Suriah. China dan Rusia bersikeras menentangnya, dan menyebut tindakan tanpa restu PBB akan menjadi ilegal.

Samantha, dalam konferensi pers di New York, sebelumnya, menyalahkan Rusia, karena menghalangai DK PBB untuk bertindak pada Suriah. ”Bahkan telah melunturkan norma internasional terhadap penggunaan senjata kimia. Rusia terus menyandera DK PBB, dan melalaikan tanggung jawab internasionalnya,” sebut Samantha.
(esn)
Berita Terkait
Para Pemimpin UE Siapkan...
Para Pemimpin UE Siapkan Sanksi Keras ke Rusia
Militer Rusia Kembali...
Militer Rusia Kembali Bombardir Fasilitas Utama di Ukraina
Rudal Rusia Hantam Pasar...
Rudal Rusia Hantam Pasar di Ukraina, 16 Orang Tewas
Pertempuran Sengit di...
Pertempuran Sengit di Mariupol, Pejuang Chechnya bunuh Pasukan Asing
Begini Momen saat Pesawat...
Begini Momen saat Pesawat Canggih Rusia SU-35S Hancurkan Markas Militer Ukraina dengan Rudal
Roket Uragan Rusia Hantam...
Roket Uragan Rusia Hantam Apartemen di Kota Chasiv Yar, 10 Tewas dan Puluhan Lain Tertimbun
Berita Terkini
5 Alasan Iran Serang...
5 Alasan Iran Serang Bahrain dan Kuwait, Menekan AS Memenuhi Tuntutan Teheran
26 menit yang lalu
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
1 jam yang lalu
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
2 jam yang lalu
Ilmuwan Bikin Roti dengan...
Ilmuwan Bikin Roti dengan Ragi dari Kulit Mumi Berusia 5.300 Tahun
3 jam yang lalu
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
4 jam yang lalu
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
4 jam yang lalu
Infografis
Keringanan PBB-P2 DKI...
Keringanan PBB-P2 DKI Jakarta 2026 Berlaku Bertahap
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved