AS mengaku masih upayakan jalur damai bagi konflik Suriah

Jum'at, 06 September 2013 - 04:32 WIB
AS mengaku masih upayakan...
AS mengaku masih upayakan jalur damai bagi konflik Suriah
A A A
Sindonews.com – Meski telah tegas-tegas menyatakan rencana untuk melakukan intervensi militer ke Suriah, namun Amerika Serikat (AS) mengaku masih berupaya menempuh jalan damai demi penyelesaian konflik Suriah.

Menteri Luar Negeri AS, John Kerry, pada Kamis (5/9/2013), menelepon timpalannya dari Rusia, Sergei Lavrov dan berusaha untuk memberikan dorongan segar untuk rencana untuk mengadakan pembicaraan perdamaian di Suriah.

Sebelum memburuknya hubungan AS-Rusia akibat beberapa isu, Kerry memang aktif mengupayakan terselenggaranya konferensi Jenewa II, yang rencananya akan menghadirkan berbagai pihak yang bersengketa di Suriah.

Putaran kedua pembicaraan untuk mewujudkan konferensi Jenewa II telah berulang kali ditunda dan tidak pernah terwujud, di tengah perpecahan mendalam di antara oposisi Suriah dan perbedaan pandangan dari para penggagas Jenewa II.

Namun para pejabat AS mengatakan, mereka tetap fokus untuk mengadakan pembicaraan, meskipun ada rencana dari Presiden AS Barack Obama untuk menyerang sasaran-sasaran terbatas di Suriah, sebagai respon dugaan serangan senjata kimia bulan lalu oleh rezim Presiden Bashar al-Assad .

"Sangat penting untuk dicatat, bahwa meskipun kami fokus di sini dan sekretaris fokus setiap hari bekerja dengan Kongres dan bekerja untuk membangun koalisi internasional kami untuk tindakan ini, kami masih tetap percaya bahwa tidak ada solusi militer," Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Jen Psaki, seperti dikutip dari AFP.

"Kami tetap fokus pada konferensi Jenewa dan menggunakan itu sebagai tempat untuk penyelesaian politik negosiasi," lanjutnya. Psaki mengakui, belum bisa dipastikan apakah rezim Suriah mau berpartisipasi dalam konferensi ini. Tapi ia menekankan, bahwa AS ingin pembicaraan terjadi sesegera mungkin.
(esn)
Berita Terkait
Amerika Serikat Dituduh...
Amerika Serikat Dituduh sebagai Pencuri Minyak Suriah, Benarkah?
2 Kelompok Pemberontak...
2 Kelompok Pemberontak Suriah yang Didanai Amerika Serikat, Benarkah Dibuat untuk Perdamaian?
Suriah Diterima Kembali...
Suriah Diterima Kembali ke Liga Arab, Amerika Serikat Kesal
Apakah Amerika Serikat...
Apakah Amerika Serikat Danai Pemberontak Suriah Gulingkan Assad? Ini Jawabannya
Rudal Hantam Pangkalan...
Rudal Hantam Pangkalan Militer Amerika Serikat di Suriah
Amerika Serikat Tuduh...
Amerika Serikat Tuduh Rusia Mengacau Kawasan Mediterania
Berita Terkini
Profil Sheikh Hamad...
Profil Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, Sosok di Balik Lompatan Qatar dari Negara Gurun Menjadi Raksasa Kaya Dunia
20 menit yang lalu
Kronologi Venezuela...
Kronologi Venezuela Simpan 31 Ton Emas di Bank of England tapi Tak Bisa Diambil
39 menit yang lalu
AS Perluas Serangan...
AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana
1 jam yang lalu
2 Jenderal Militer Ditangkap...
2 Jenderal Militer Ditangkap karena Korupsi Proyek Senilai Rp1,2 Triliun
2 jam yang lalu
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
2 jam yang lalu
Meski Sedang Perang,...
Meski Sedang Perang, Trump Puji Iran karena Bebaskan Warga AS dari Penjara
3 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved