Komputer DPR Inggris sering dipakai untuk buka situs porno

Rabu, 04 September 2013 - 16:25 WIB
Komputer DPR Inggris...
Komputer DPR Inggris sering dipakai untuk buka situs porno
A A A
Sindonews.com – Komputer yang disediakan untuk anggota dan staf Parlemen Inggris, diketahui kerap dipakai untuk membuka situs porno. Dari rilis yang dilansir media-media Inggris, terungkap bahwa, selama setahun, komputer di DPR Inggris dibuka untuk membuka situs porno sebanyak 300 ribu kali.

Rilis itu berasal dari Westminster, perusahaan teknologi informasi yang diminta melansir data itu sebagai tanggapan atas permintaan kebebasan informasi. Dari data yang mereka rilis, dalam sehari komputer untuk anggota dan staf DPR telah digunakan untuk membuka lebih dari 820 situs.

Namun, rilis itu tidak menyebut, apakah konsumen situs porno itu anggota dan staf DPR Inggris atau bukan. Karena, rilis hanya menyebut komputer yang disediakan untuk mereka yang kerap digunakan untuk mengakses pornografi.

Staf parlemen berdalih, itu bukan merupakan cerminan dari upaya yang disengaja untuk menemukan konten porno.

Dari rekapan rilis, antara Mei 2012 dan Juli 2013, ada hampir 300 ribu kali situs porno dibuka di komputer parlemen. Jaringan komputer Parlemen Inggris itu dipantau antara musim panas tahun 2012 hingga 2013 .

Rilis data itu menuai kecaman publik di Inggris. Salah satunya dari Matius Sinclair, pemimpin eksekutif dari Aliansi Pembayar Pajak. ”Ini menyoroti fakta bahwa banyak orang yang bekerja di Parlemen menghabiskan waktu terlalu banyak membuka situs yang tidak ada hubungannya dengan pekerjaan mereka,” katanya, dikutip Daily Mail, kemarin.

Seorang juru bicara Gedung Parlemen Inggris, menegaskan catatan itu tidak membuktikan, bahwa pengguna komputer mengakses pornografi.

Perdana Menteri Inggris, David Cameron, seperti dikutip BBC, Rabu (4/9/2013), mengumumkan pada bulan Juli 2013, sebagian besar komputer rumah tangga di Inggris akan aman dari konten porno. Karena, penyedia internet akan memblokir ponografi, kecuali pengguna tersebut sengaja menginginkannya.
(esn)
Berita Terkait
Belajar Bahasa Inggris...
Belajar Bahasa Inggris Sambil Mancing di Kampung Inggris Sawangan
Kerajaan Inggris Resmi...
Kerajaan Inggris Resmi Deklarasikan Charles III sebagai Penguasa Inggris
PM Inggris Rishi Sunak...
PM Inggris Rishi Sunak Disebut Tidak Tersentuh
Otoritas Italia Perketat...
Otoritas Italia Perketat Prokes Fans Inggris Jelang Laga Ukraina vs Inggris
Kampung Inggris Kediri...
Kampung Inggris Kediri Sabet Dua Rekor MURI
Prabowo Bertemu PM Inggris...
Prabowo Bertemu PM Inggris Keir Starmer, Bahas Peningkatan Kerja Sama Indonesia-Inggris
Berita Terkini
Ukraina Tidak Akan Produksi...
Ukraina Tidak Akan Produksi Rudal Patriot meski Trump Beri Lisensi, Ini 3 Alasannya
38 menit yang lalu
8 Fakta Menarik tentang...
8 Fakta Menarik tentang Norwegia, Negara Paling Bahagia dan Matahari Tak Terbenam di Musim Panas
1 jam yang lalu
Deretan 66 Negara yang...
Deretan 66 Negara yang Memiliki UU Melarang LGBT
5 jam yang lalu
Mojtaba Janji Balas...
Mojtaba Janji Balas Dendam atas Darah Tak Bersalah Ayahnya
6 jam yang lalu
Pecahkan Rekor! 10 Juta...
Pecahkan Rekor! 10 Juta Orang Hadiri Upacara Pemakaman Khamenei
7 jam yang lalu
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
8 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved