Besok, Menlu Arab berkumpul untuk bahas masalah Suriah
Sabtu, 31 Agustus 2013 - 21:42 WIB
Besok, Menlu Arab berkumpul untuk bahas masalah Suriah
A
A
A
Sindonews.com – Para Menteri Luar Negeri negara-negara Arab dijadwalkan akan bertemu di Kairo, Mesir, pada Minggu (1/9/2013), untuk membahas perkembangan terbaru dari krisis Suriah. Demikian dinyatakan oleh Juru Bicara Liga Arab pada Xinhua, Sabtu (31/8/2013).
“Semula, pertemuan itu dijadwalkan berlangsung pada Selasa (3/9/2013). Tapi, atas permintaan Arab Saudi dan setelah dikonsultasikan dengan negara-negara Arab lainnya, pertemuan dimajukan,” kata Seif Hatti, Juru Bicara Liga Arab.
“Mengingat pesatnya perkembangan di Suriah dan kesiapan Amerika Serikat untuk menyerang negara itu, organisasi Pan-Arab harus mempertimbangkan langkah-langkah untuk mengatasi krisis tanpa merugikan warga sipil,” lanjutnya.
Dalam pertemuan luar biasa pada awal pekan ini, Liga Arab mengatakan, pihaknya menyatakan Pemerintah Suriah "bertanggung jawab penuh" atas serangan kimia di pinggiran kota Damaskus.
"Mereka yang mendukung serangan kimia di Suriah harus menghadapi pengadilan internasional," kata Kepala Liga Arab, Nabil al-Arabi dalam sebuah pernyataan .
Sementara itu, sebelumnya Menteri Luar Negeri Mesir, Nabil Fahmy, telah mengatakan, bahwa Kairo tidak akan mengambil bagian dalam aksi militer terhadap Suriah, meskipun Mesir menentang dan mengutuk penggunaan senjata kimia oleh pihak manapun.
“Semula, pertemuan itu dijadwalkan berlangsung pada Selasa (3/9/2013). Tapi, atas permintaan Arab Saudi dan setelah dikonsultasikan dengan negara-negara Arab lainnya, pertemuan dimajukan,” kata Seif Hatti, Juru Bicara Liga Arab.
“Mengingat pesatnya perkembangan di Suriah dan kesiapan Amerika Serikat untuk menyerang negara itu, organisasi Pan-Arab harus mempertimbangkan langkah-langkah untuk mengatasi krisis tanpa merugikan warga sipil,” lanjutnya.
Dalam pertemuan luar biasa pada awal pekan ini, Liga Arab mengatakan, pihaknya menyatakan Pemerintah Suriah "bertanggung jawab penuh" atas serangan kimia di pinggiran kota Damaskus.
"Mereka yang mendukung serangan kimia di Suriah harus menghadapi pengadilan internasional," kata Kepala Liga Arab, Nabil al-Arabi dalam sebuah pernyataan .
Sementara itu, sebelumnya Menteri Luar Negeri Mesir, Nabil Fahmy, telah mengatakan, bahwa Kairo tidak akan mengambil bagian dalam aksi militer terhadap Suriah, meskipun Mesir menentang dan mengutuk penggunaan senjata kimia oleh pihak manapun.
(esn)