Liga Arab: Pemerintah Suriah bertanggungjawab atas serangan kimia
Rabu, 28 Agustus 2013 - 02:00 WIB
Liga Arab: Pemerintah Suriah bertanggungjawab atas serangan kimia
A
A
A
Sindonews.com – Liga Arab menyebut Pemerintahan Suriah "bertanggungjawab penuh" atas serangan kimia mematikan di pinggiran kota Damaskus. Demikian dilaporkan oleh Al Ahram, Selasa (27/8/2013).
"Mereka yang mendukung serangan kimia di Suriah harus menghadapi keadilan internasional," kata Kepala Liga Arab, Nabil al-Arabi, dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan setelah pertemuan luar biasa dari kelompok pan-Arab di Kairo, Mesir.
Dalam pernyataan itu, Arabi mendesak Dewan Keamanan PBB untuk segera mengambil semua prosedur yang diperlukan untuk mencegah menggunakan senjata mematikan tersebut. “Para pelaku harus diadili di pengadilan internasional,” lanjutnya.
Pernyataan itu juga menekankan perlunya untuk meluncurkan inisiatif gencatan senjata di seluruh wilayah Suriah dan mengadopsi operasi yang sesuai untuk mengawasi dan memberikan lingkungan yang sesuai untuk solusi politik.
Dalam pertemuan tersebut, Qatar, Yordania, Libya, dan Arab Saudi menyepakati perlunya untuk mengutuk pemerintah Suriah yang menggunakan senjata kimia dan memintai pertanggung jawaban atas semua hasil dari kejahatan keji tersebut.
"Mereka yang mendukung serangan kimia di Suriah harus menghadapi keadilan internasional," kata Kepala Liga Arab, Nabil al-Arabi, dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan setelah pertemuan luar biasa dari kelompok pan-Arab di Kairo, Mesir.
Dalam pernyataan itu, Arabi mendesak Dewan Keamanan PBB untuk segera mengambil semua prosedur yang diperlukan untuk mencegah menggunakan senjata mematikan tersebut. “Para pelaku harus diadili di pengadilan internasional,” lanjutnya.
Pernyataan itu juga menekankan perlunya untuk meluncurkan inisiatif gencatan senjata di seluruh wilayah Suriah dan mengadopsi operasi yang sesuai untuk mengawasi dan memberikan lingkungan yang sesuai untuk solusi politik.
Dalam pertemuan tersebut, Qatar, Yordania, Libya, dan Arab Saudi menyepakati perlunya untuk mengutuk pemerintah Suriah yang menggunakan senjata kimia dan memintai pertanggung jawaban atas semua hasil dari kejahatan keji tersebut.
(esn)