Korsel dan AS memulai latihan militer bersama

Selasa, 20 Agustus 2013 - 04:23 WIB
Korsel dan AS memulai...
Korsel dan AS memulai latihan militer bersama
A A A
Sindonews.com – Korea Selatan (Korsel) dan Amerika Serikat (AS) memulai latihan militer gabungan tahunan mereka pada Senin (19/8/2013). Latihan gabungan ini digelar di tengah meredanya ketegangan di Semenanjung Korea.

Latihan militer gabungan yang rencananya akan dilangsungkan selama 12 hari in diberi tajuk Ulchi Freedom Guardian (UFG). Latihan ini dibantu dengan simulasi komputer dan melibatkan 50 ribu tentara Korsel, serta 30 ribu pasukan AS.

Komando Pasukan Gabungan (CFC) telah memberitahu Korea Utara (Korut) soal latihan militer gabungan yang bersifat non-provokatif pada 10 Agustus silam. Sebelumnya, CFC mengatakan, bahwa latihan itu dimaksudkan untuk mempertahankan kesiapan pertahanan Korsel dan Pasukan AS.

Seperti dilaporkan Xinhua, latihan perang tahunan ini akan mencakup latihan pertahanan terhadap kemungkinan provokasi Korut dan serangan cyber yang menargetkan jaringan militer, serta pelatihan militer untuk menghapus senjata pemusnah massal (WMD).

“Sangat penting bagi kami untuk mempersiapkan kesiapan pertahanan kita sendiri, terlepas dari perubahan situasi di sekitar dan hubungan antar-Korea," jelas Presiden Korsel, Park Geun-hye, dalam pertemuan Dewan Keamanan Nasional Korsel.

Saat ini, situasi di Semenanjung Korea terbilang tenang. Korsel dan Korut tak lagi melontarkan provokasi. Bahkan, kedua Korea telah sepakat untuk menghidupkan kembali zona industri bersama Kaesong pada Rabu (21/8/2013). Korut juga telah menerima tawaran dialog Korsel untuk membahas reuni keluarga yang terpisah oleh Perang Korea (1950-1953).
(esn)
Berita Terkait
China Tuding Amerika...
China Tuding Amerika Serikat Kacaukan Semenanjung Korea
Korea Utara Marah Korea...
Korea Utara Marah Korea Selatan dan Amerika Serikat Mulai Latihan Militer
Kim Yo-jong: Amerika...
Kim Yo-jong: Amerika Serikat dan Korea Selatan Latihan Perang Nuklir
Digertak 2 Pesawat Pengebom...
Digertak 2 Pesawat Pengebom B-1 Amerika Serikat, Begini Respons Korea Utara
AS Jual Peralatan Mata-mata...
AS Jual Peralatan Mata-mata ke Korsel
Rusia-Korea Utara Mesra,...
Rusia-Korea Utara Mesra, AS, Korea Selatan, Jepang Waswas
Berita Terkini
Pemimpin Hizbullah Kecam...
Pemimpin Hizbullah Kecam Negosiasi Lebanon-Israel, Dianggap Tidak Tahu Malu
6 jam yang lalu
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
7 jam yang lalu
Lebih dari 9.500 Orang...
Lebih dari 9.500 Orang Hilang di Gaza sejak Awal Perang
8 jam yang lalu
Raja Langit Sesungguhnya:...
Raja Langit Sesungguhnya: 5 Helikopter Tempur Paling Mematikan Berdasarkan Rekam Jejak Perang
9 jam yang lalu
Presiden Lebanon Aoun...
Presiden Lebanon Aoun Peringatkan Kesepakatan Gencatan Senjata sebagai Kesempatan Terakhir
11 jam yang lalu
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Kendaraan Kepala Komando Utara IDF di Lebanon Selatan
12 jam yang lalu
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved