Kerry minta Palestina tidak bereaksi negatif

Selasa, 13 Agustus 2013 - 15:15 WIB
Kerry minta Palestina...
Kerry minta Palestina tidak bereaksi negatif
A A A
Sindonews.com - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), John Kerry, mendesak Pemerintah Palestina untuk "tidak bereaksi negatif" setelah Pemerintah Israel mengumumkan rencana pebangunan ribuan rumah di wilayah sengketa, Senin (12/8/2013).

"Saya tidak berpikir bahwa rencana pembangunan pemukiman baru itu akan menjadi sebuah "polisi tidur" untuk proses negosiasi yang baru-baru ini diluncurkan," ungkap Kerry di sela-sela kunjungannya ke Kolombia.

Dalam kesempatan itu, Kerry kembali menggaris bawahi betapa pentingnya perundingan damai antara Israel dan Palestina yang baru di mulai pekan ini. "Setelah Anda mendapatkan keamanan dan masalah perbatasan berakhir, maka Anda akan menemukan jawaban atas masalah pemukiman," terang Kerry saat melakukan konferesi pers bersama Menteri Luar Negeri Kolombia, Maria Angela Holguin.

"Saya mendesak kedua belah pihak untuk tidak bereaksi negatif ataupun melakukan provokasi negatif. Seperti diketahui, kedua belah pihak mampu melakukan yang sama satu sama lain lakukan dengan cara apapun. Tapi, yang terpenting adalah, tahap yang telah dicapai oleh kedua belah pihak saat ini. Keduanya harus bergerak maju dengan tenang, berhati-hati, dan fokus untuk membahas masalah utama," jelas Kerry.

Menurut Kementerian Perumahan, Israel akan membangun sekitar 800 unit rumah di permukiman Yahudi di luar garis perbatasan 1967 di Yerusalem timur, dan 400 unit perumahan di Tepi Barat. Langkah itu dikecam negosiator perundingan damai Palestina-Israel dari pihak Palestina, Mohammed Shtayeh. Menurutnya, keputusan itu sebagai bukti ketidak seriusan Israel dalam melakukan negosiasi

Sebelumnya, Mark Regev, Juru Bicara Pemerintah Israel, mengatakan kepada CNN, kemarin, bahwa pengumuman itu merupakan "keputusan prosedur awal". Keputusan tambahan, katanya, akan diperlukan sebelum pembangunan dipastikan bisa dimulai atau tidak.
(esn)
Berita Terkait
Serangan Israel Hantam...
Serangan Israel Hantam Masjid di Kota Rafah, Gaza Selatan, 5 Tewas
Gempuran Udara Israel...
Gempuran Udara Israel Tewaskan Ribuan Unggas di Jalur Gaza
Tak Bermoral !! Tentara...
Tak Bermoral !! Tentara Israel Menari dan Menyanyi setelah Menyerang Warga Sipil Gaza
Krisis Politik Internal...
Krisis Politik Internal Ancam Eksistensi Israel, Bukan Musuh Luar
Menteri Israel Ben-Gvir...
Menteri Israel Ben-Gvir Bikin Kisruh, Perintahkan Penghancuran Rumah Warga Palestina saat Ramadan
Bagaimana Awal Mula...
Bagaimana Awal Mula Konflik Israel-Palestina?
Berita Terkini
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
21 menit yang lalu
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
1 jam yang lalu
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
2 jam yang lalu
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
3 jam yang lalu
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
3 jam yang lalu
Trump Ingin Terus Serang...
Trump Ingin Terus Serang Iran dari Pangkalan Militer Inggris
5 jam yang lalu
Infografis
Keterbatasan Strategis...
Keterbatasan Strategis USS Abraham Lincoln: Si ’Benteng Terapung’ yang Tidak Kebal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved