Buntut baku tembak di Kashmir, Pakistan panggil utusan India
Senin, 12 Agustus 2013 - 22:26 WIB
Buntut baku tembak di Kashmir, Pakistan panggil utusan India
A
A
A
Sindonews.com – Pemerintah Pakistan pada Senin (12/8/2013), memanggil utusan senior India dan menyampaikan keprihatinan serius atas pelanggaran perjanjian gencatan senjata oleh pasukan India.
Pemerintah Pakistan mengatakan, pasukan India menembaki daerah perbatasan pada awal pekan ini dan menewaskan seorang warga sipil di sepanjang Garis Kontrol (LoC), yang memisahkan kedua negara di wilayah Kashmir.
"Kementerian Luar Negeri memanggil Wakil Komisaris Tinggi India pada sore ini untuk meningkatkan kepedulian yang telah mengakibatkan hilangnya kehidupan sipil tak berdosa di Rawalakot (di Kashmir)," kata pernyataan Kementerian Luar Negeri Pakistan, seperti dikutip dari Xinhua.
“Pakistan menyatakan keprihatinan serius atas pelanggaran gencatan senjata terus menerus oleh pasukan keamanan perbatasan India (BSF) di LoC selama beberapa hari,” lanjut pernyataan itu.
Pakistan dan India mencapai gencatan senjata pada tahun 2003. Namun, kedua belah pihak saling menuduh pelanggaran, menyusul meningkatnya eskalasi pada Januari tahun ini.
"Pakistan menyerukan kepada India untuk menegakkan gencatan senjata di sepanjang LoC dan menegaskan kembali komitmennya terhadap kesepakatan gencatan senjata tahun 2003, yang harus dihormati dalam surat dan semangat," tambah pernyataan itu.
Pemerintah Pakistan mengatakan, pasukan India menembaki daerah perbatasan pada awal pekan ini dan menewaskan seorang warga sipil di sepanjang Garis Kontrol (LoC), yang memisahkan kedua negara di wilayah Kashmir.
"Kementerian Luar Negeri memanggil Wakil Komisaris Tinggi India pada sore ini untuk meningkatkan kepedulian yang telah mengakibatkan hilangnya kehidupan sipil tak berdosa di Rawalakot (di Kashmir)," kata pernyataan Kementerian Luar Negeri Pakistan, seperti dikutip dari Xinhua.
“Pakistan menyatakan keprihatinan serius atas pelanggaran gencatan senjata terus menerus oleh pasukan keamanan perbatasan India (BSF) di LoC selama beberapa hari,” lanjut pernyataan itu.
Pakistan dan India mencapai gencatan senjata pada tahun 2003. Namun, kedua belah pihak saling menuduh pelanggaran, menyusul meningkatnya eskalasi pada Januari tahun ini.
"Pakistan menyerukan kepada India untuk menegakkan gencatan senjata di sepanjang LoC dan menegaskan kembali komitmennya terhadap kesepakatan gencatan senjata tahun 2003, yang harus dihormati dalam surat dan semangat," tambah pernyataan itu.
(esn)