Baku tembak tentara India & Pakistan memasuki hari ketiga
Senin, 12 Agustus 2013 - 22:18 WIB
Baku tembak tentara India & Pakistan memasuki hari ketiga
A
A
A
Sindonews.com – Pasukan India dan Pakistan pada Senin (12/8/2013), kembali terlibat dalam baku tembak di Line of Control (LoC), di walayah Kashmir. Baku tembak ini telah memasuki hari ketiga.
"Hari ini, tentara Pakistan kembali melanggar gencatan senjata dengan berdalih melakukan tembakan balasan terhadap pos-pos depan kita di Digwar, Mankote, dan Durga Batalyon Poonch," kata seorang pejabat militer India.
"Penembakan dimulai pada pukul 1.50 hingga 6.00 waktu setempat," lanjut pejabat itu, seperti dikutip dari Xinhua. Tentara India juga membalas tembakan ke sisi Pakistan. Namun, Para pejabat militer India mengatakan, mereka tidak menderita kerusakan berarti.
Pelanggaran gencatan senjata terjadi di sepanjang LoC di Distrik Poonch, sekitar 185 km sebelah barat daya dari kota Srinagar, ibukota musim panas Kashmir yang dikuasai India.
Pekan lalu, lima tentara India tewas dan lainnya luka-luka dalam serangan mematikan di Sarla, dekat Poonch. India menuduh pasukan Pakistan masuk ke wilayah mereka dan melaksanakan serangan itu, tuduhan yang dibantah oleh Pakistan.
"Hari ini, tentara Pakistan kembali melanggar gencatan senjata dengan berdalih melakukan tembakan balasan terhadap pos-pos depan kita di Digwar, Mankote, dan Durga Batalyon Poonch," kata seorang pejabat militer India.
"Penembakan dimulai pada pukul 1.50 hingga 6.00 waktu setempat," lanjut pejabat itu, seperti dikutip dari Xinhua. Tentara India juga membalas tembakan ke sisi Pakistan. Namun, Para pejabat militer India mengatakan, mereka tidak menderita kerusakan berarti.
Pelanggaran gencatan senjata terjadi di sepanjang LoC di Distrik Poonch, sekitar 185 km sebelah barat daya dari kota Srinagar, ibukota musim panas Kashmir yang dikuasai India.
Pekan lalu, lima tentara India tewas dan lainnya luka-luka dalam serangan mematikan di Sarla, dekat Poonch. India menuduh pasukan Pakistan masuk ke wilayah mereka dan melaksanakan serangan itu, tuduhan yang dibantah oleh Pakistan.
(esn)