Lebaran di masjid, 9 warga Pakistan diberondong tembakan
Jum'at, 09 Agustus 2013 - 14:07 WIB
Lebaran di masjid, 9 warga Pakistan diberondong tembakan
A
A
A
Sindonews.com - Sejumlah pria bersenjata mengumbar tembakan di sebuah masjid saat orang-orang merayakan Idul Fitri, Jumat (9/8/2013). Sebanyak 9 orang tewas, dan 27 lainnya cedera, setelah diberondong tembakan.
Polisi Pakistan mengatakan, insiden brutal itu terjadi di kota Quetta barat. Quetta adalah ibu kota provinsi Baluchistan timur, Pakistan, yang merupakan sarang para militan, termasuk Taliban Pakistan.
Sebelumnya, bom bunuh diri menyasar puluhan orang yang berziarah di sebuah makam istri ketua suku pro-pemerintah, kemarin. Sebanyak 30 orang tewas dalam serangan tersebut. Taliban mengklaim bertanggung jawab atas serangan bom bunuh diri itu.
Seorang pejabat polisi Pakistan, Bashir Brohi, mengatakan penembakan brutal hari ini, diduga ditujukan pada mantan menteri Mohammad Ali Jattack yang mengendarai mobil. Namun, motif serangan, kata Brohi belum bisa diketahui.
”Mayoritas jemaah yang terluka berasal dari dalam Masjid,” kata Brohi, seperti dikutip Reuters. ”Itu adalah serangan bersenjata pada mantan menteri. Itu bukan serangan terhadap masjid,” lanjut dia.
Kekerasan di Pakistan meningkat, sejak sejak Nawaz Sharif resmi menjabat sebagai Perdana Menteri Pakistan dua bulan lalu. Pemerintah Sharif belum merinci strategi keamanan yang akan diterapkan di negaranya. Namun, ia telah berjanji untuk bernegosiasi dengan kelompok militan kelompok untuk mengakhiri kekerasan di negara itu.
Polisi Pakistan mengatakan, insiden brutal itu terjadi di kota Quetta barat. Quetta adalah ibu kota provinsi Baluchistan timur, Pakistan, yang merupakan sarang para militan, termasuk Taliban Pakistan.
Sebelumnya, bom bunuh diri menyasar puluhan orang yang berziarah di sebuah makam istri ketua suku pro-pemerintah, kemarin. Sebanyak 30 orang tewas dalam serangan tersebut. Taliban mengklaim bertanggung jawab atas serangan bom bunuh diri itu.
Seorang pejabat polisi Pakistan, Bashir Brohi, mengatakan penembakan brutal hari ini, diduga ditujukan pada mantan menteri Mohammad Ali Jattack yang mengendarai mobil. Namun, motif serangan, kata Brohi belum bisa diketahui.
”Mayoritas jemaah yang terluka berasal dari dalam Masjid,” kata Brohi, seperti dikutip Reuters. ”Itu adalah serangan bersenjata pada mantan menteri. Itu bukan serangan terhadap masjid,” lanjut dia.
Kekerasan di Pakistan meningkat, sejak sejak Nawaz Sharif resmi menjabat sebagai Perdana Menteri Pakistan dua bulan lalu. Pemerintah Sharif belum merinci strategi keamanan yang akan diterapkan di negaranya. Namun, ia telah berjanji untuk bernegosiasi dengan kelompok militan kelompok untuk mengakhiri kekerasan di negara itu.
(esn)