Turki minta penjelasan Mesir soal penyitaan senjata
Jum'at, 19 Juli 2013 - 23:06 WIB
Turki minta penjelasan Mesir soal penyitaan senjata
A
A
A
Sindonews.com – Pemerintah Turki pada Jumat (19/7/2013), menuntut penjelasan dari Pemerintah Mesir, menyusul laporan yang menyebut adanya penyitaan paket berisi selongsong peluru kosong yang bisa diubah menjadi peluru aktif.
Laporan itu menyebut, paket-paket itu dikirim dari Turki ke Mesir, meski tak jelas siapa pengirimnya dan ditujukan pada pihak mana. Hal inilah yang memicu munculnya tuntutan penjelasan dari Pemerintah Turki.
"Klaim tersebut harus segera diselidiki dengan cara yang paling serius dan komprehensif. Informasi konkret tentang senjata yang diduga telah disita, dituntut dari pemerintah Mesir, melalui Kedutaan Besar Turki di Kairo," kata pernyataan Kementerian Luar Negeri Turki.
"Turki, yang memandang sangat penting terciptanya stabilitas dan perdamaian di Mesir, percaya bahwa menggunakan kekerasan di negara ini benar-benar tidak dapat diterima tanpa tujuan dan mengutuk keras segala bentuk kekerasan," lanjut pernyataan itu.
Dua hari sebelumnya, Mesir TV melaporkan, bahwa selongsong senjata kosong telah disita di Mesir. Tak disebutkan jumlah selongsong yang disita itu.
Laporan itu menyebut, paket-paket itu dikirim dari Turki ke Mesir, meski tak jelas siapa pengirimnya dan ditujukan pada pihak mana. Hal inilah yang memicu munculnya tuntutan penjelasan dari Pemerintah Turki.
"Klaim tersebut harus segera diselidiki dengan cara yang paling serius dan komprehensif. Informasi konkret tentang senjata yang diduga telah disita, dituntut dari pemerintah Mesir, melalui Kedutaan Besar Turki di Kairo," kata pernyataan Kementerian Luar Negeri Turki.
"Turki, yang memandang sangat penting terciptanya stabilitas dan perdamaian di Mesir, percaya bahwa menggunakan kekerasan di negara ini benar-benar tidak dapat diterima tanpa tujuan dan mengutuk keras segala bentuk kekerasan," lanjut pernyataan itu.
Dua hari sebelumnya, Mesir TV melaporkan, bahwa selongsong senjata kosong telah disita di Mesir. Tak disebutkan jumlah selongsong yang disita itu.
(esn)