Inggris desak Myanmar junjung tinggi HAM
Selasa, 16 Juli 2013 - 02:44 WIB
Inggris desak Myanmar junjung tinggi HAM
A
A
A
Sindonews.com – Perdana Menteri Inggris David Cameron mendesak Presiden Myanmar Thein Sein untuk membela Hak Asasi Manusia (HAM). Pernyataan ini disampaikan Cameron saat menjamu Thein Sein di London, Senin (15/7/2013).
Cameron mengatakan, ia sangat prihatin dengan aksi kekerasan menargetkan anggota minoritas Muslim Rohingya di Myanmar. Aksi kekerasan ini telah menyebabkan ratusan orang tewas.
"Seperti halnya kelanjutan proses reformasi Anda, kami juga sangat tertarik untuk melihat aksi yang lebih besar dalam hal mempromosikan HAM dan berurusan dengan konflik regional. Kami sangat prihatin tentang apa yang telah terjadi di provinsi Rakhine dan Muslim Rohingya," jelas Cameron, seperti dikutip dari Reuters.
Sekitar selusin pemrotes berkumpul di luar kantor Cameron, di Downing Street, selama kunjungan Thein Sein ini. Para demonstran menyerukan tindakan aktif Pemerintah Myanmar untuk melindungi Rohingya.
Dalam kesempatan ini, Cameron mengikuti arahan masyarakat internasional tentang perlunya pembangunan ekonomi, khususnya untuk mendukung reformasi di Myanmar.
"Kami percaya, ada banyak area untuk Inggris dan negara Anda untuk bekerja bersama-sama, dalam hal perdagangan dan investasi, bantuan dan pengembangan hubungan dan juga link kami yang berkembang dalam hal militer kami," kata Cameron.
Cameron mengatakan, ia sangat prihatin dengan aksi kekerasan menargetkan anggota minoritas Muslim Rohingya di Myanmar. Aksi kekerasan ini telah menyebabkan ratusan orang tewas.
"Seperti halnya kelanjutan proses reformasi Anda, kami juga sangat tertarik untuk melihat aksi yang lebih besar dalam hal mempromosikan HAM dan berurusan dengan konflik regional. Kami sangat prihatin tentang apa yang telah terjadi di provinsi Rakhine dan Muslim Rohingya," jelas Cameron, seperti dikutip dari Reuters.
Sekitar selusin pemrotes berkumpul di luar kantor Cameron, di Downing Street, selama kunjungan Thein Sein ini. Para demonstran menyerukan tindakan aktif Pemerintah Myanmar untuk melindungi Rohingya.
Dalam kesempatan ini, Cameron mengikuti arahan masyarakat internasional tentang perlunya pembangunan ekonomi, khususnya untuk mendukung reformasi di Myanmar.
"Kami percaya, ada banyak area untuk Inggris dan negara Anda untuk bekerja bersama-sama, dalam hal perdagangan dan investasi, bantuan dan pengembangan hubungan dan juga link kami yang berkembang dalam hal militer kami," kata Cameron.
(esn)