300 warga China hilang & tewas akibat topan Soulik
Senin, 15 Juli 2013 - 20:45 WIB
300 warga China hilang & tewas akibat topan Soulik
A
A
A
Sindonews.com - Sebanyak 295 warga China dikonfirmasi tewas dan hilang setelah hujan badai dan Topan Soulik yang menyapu sejumlah provinsi di China, Senin (15/7/2013). Hujan badai dan topan Solik telah menyebabkan banjir, tanah longsor, dan merusak banyak bangunan.
Kementerian urusan sipil Provinsi Sichuan mengatakan, hujan yang mengguyur wilayah itu sejak 7 Juli lalu telah menewaskan 68 orang, sementara 179 warga lainnya dinyatakan hilang. Sementara 41 orang lainnya tewas, dan dua orang lainnya hilang setelah hujan deras di dekat gunung.
Sebuah tempat wisata di Guangxi terpaksa ditutup setelah delapan orang tewas akibat terseret banjir bandang yang datang dari bendungan hulu runtuh.Di Provinsi Guangdong selatan, tiga warga dilaporkan hilang sementara dua orang lainnya hilang akibat topan Soulik.
Topan Soulik telah menyebabkan kerugian ekonomi langsung sebesar 210 juta yuan (Rp 342 miliar).
Sebelum tiba di China, Topan Soulik bergerak dengan kecepatan 220 km per jam di Taiwan dan melemah saat mendarat di Provinsi Fujian dan Zhejiang dengan kecepatan118 km per jam, Minggu (14/7/2013) pukul 5 pagi.
Guna menghindari jatuhnya korban, pemerintal lokal setempat sebelumnya telah mengerahkan sekitar 5.500 personel untuk membantu evakuasi 500 ribu warga China. Selain itu, sebanyak 31 ribu kapal yang sedang berlayar telah diimbau untuk kembali ke pelabuhan dan 20 penerbangan juga telah dibatalkan.
Kementerian urusan sipil Provinsi Sichuan mengatakan, hujan yang mengguyur wilayah itu sejak 7 Juli lalu telah menewaskan 68 orang, sementara 179 warga lainnya dinyatakan hilang. Sementara 41 orang lainnya tewas, dan dua orang lainnya hilang setelah hujan deras di dekat gunung.
Sebuah tempat wisata di Guangxi terpaksa ditutup setelah delapan orang tewas akibat terseret banjir bandang yang datang dari bendungan hulu runtuh.Di Provinsi Guangdong selatan, tiga warga dilaporkan hilang sementara dua orang lainnya hilang akibat topan Soulik.
Topan Soulik telah menyebabkan kerugian ekonomi langsung sebesar 210 juta yuan (Rp 342 miliar).
Sebelum tiba di China, Topan Soulik bergerak dengan kecepatan 220 km per jam di Taiwan dan melemah saat mendarat di Provinsi Fujian dan Zhejiang dengan kecepatan118 km per jam, Minggu (14/7/2013) pukul 5 pagi.
Guna menghindari jatuhnya korban, pemerintal lokal setempat sebelumnya telah mengerahkan sekitar 5.500 personel untuk membantu evakuasi 500 ribu warga China. Selain itu, sebanyak 31 ribu kapal yang sedang berlayar telah diimbau untuk kembali ke pelabuhan dan 20 penerbangan juga telah dibatalkan.
(esn)