AS janjikan respon diplomatik ke Kolombia soal program mata-mata

Kamis, 11 Juli 2013 - 23:16 WIB
AS janjikan respon diplomatik...
AS janjikan respon diplomatik ke Kolombia soal program mata-mata
A A A
Sindonews.com – Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk Kolombia, Michael McKinley, mengatakan, bahwa negaranya akan menanggapi keprihatinan Kolombia mengenai program mata-mata AS "melalui saluran diplomatik".

“Kementerian Luar Negeri Kolombia telah meminta Washington untuk menanggapi kabar soal keberadaan program yang tidak sah untuk mengumpulkan data dan mencegat komunikasi pribadi di negara Amerika Selatan,” kata McKinley, Rabu (10/7/2013), seperti dikutip dari Xinhua.

"Kami memahami ungkapan keprihatinan dan faktanya adalah, bahwa kita berkewajiban untuk merespon melalui saluran diplomatik untuk mitra kami dan di antara negara-negara itu adalah Kolombia," lanjut McKinley.

McKinley mengatakan, ia akan tidak secara terbuka mengomentari kegiatan intelijen AS. Namun, ia mengakui keprihatinan apapun yang mungkin dialami Pemerintah Kolombia.

"Apa yang telah dijelaskan oleh Presiden Barack Obama dan Menteri Luar Negeri John Kerry, adalah bahwa kita bekerja atas dasar menghormati privasi orang," katanya.

Sebelumnya, Pemerintah Kolombia telah menyatakan keprihatinan soal program mata-mata AS yang dilakukan di banyak negara, termasuk Kolombia yang merupakan sekutu AS di Amerika Latin.

"Dalam menolak tindakan spionase yang melanggar hak asasi dan keintiman rakyat, serta konvensi internasional tentang telekomunikasi, Kolombia meminta penjelasan yang sesuai dari pemerintah AS melalui Duta Besarnya di Kolombia," kata Kementerian Luar Negeri Kolombia dalam sebuah pernyataan.

Kolombia adalah sekutu militer dan diplomatik utama AS di Amerika Latin, menyusul digelarnya satu dekade operasi bersama melawan pemberontak Marxis dan geng perdagangan narkoba yang telah menyebabkan kerugian bagi ekonomi kedua negara.
(esn)
Berita Terkait
Venezuela Marah Jet...
Venezuela Marah Jet Militer Amerika Serikat Langgar Wilayah Udaranya
Venezuela Klaim Sita...
Venezuela Klaim Sita Kapal Penuh Senjata Milik Militer Kolombia
Kolombia Menyerah kepada...
Kolombia Menyerah kepada Donald Trump
Siapa Gustavo Petro?...
Siapa Gustavo Petro? Presiden Kolombia yang Jadi Target Penculikan Trump setelah Maduro
Pemimpin Venezuela Tuding...
Pemimpin Venezuela Tuding AS Dalang Upaya Pembunuhan dengan Drone
AS Coret FARC Kolombia...
AS Coret FARC Kolombia dari Organisasi Teroris
Berita Terkini
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
1 jam yang lalu
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
2 jam yang lalu
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
5 jam yang lalu
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
8 jam yang lalu
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
9 jam yang lalu
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
10 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved