Pemerintah Filipina lanjutkan perundingan dengan MILF

Minggu, 07 Juli 2013 - 21:00 WIB
Pemerintah Filipina...
Pemerintah Filipina lanjutkan perundingan dengan MILF
A A A
Sindonews.com - Kelompok penentang pemerintah terbesar di Filipina, Front Pembebasan Islam Moro (MILF), akan melanjutkan perundingan damai dengan perwakilan pemerintah di Malaysia, Senin (8/7/2013) besok.

Wakil ketua MILF untuk urusan politik, Ghadzali Jaafar mengatakan, perundingan damai besok akan menujukan dan membahas posisi MILF. "Kami sedang memantau kemajuan dari negosasi," ungkap Jaafar.

Pembagian kekayaan adalah salah satu masalah yang masih harus dibahas bersama pemerintah, setelah MILF dan pemerintah sepakat untuk menandatangani kerangka kesepakatan kerjama Bangsamoro pada Oktober 2012 lalu.

Jaafar sebelumnya telah menuduh pemerintah Filipina sengaja menunda penandatanganan kesepakatan perdamaian untuk mengingkari komitmen guna kembali ke meja perundingan, segera setelah pemilu Mei berlangsung. "MILF muak atas usulan pemerintah untuk mengubah kerangka pernjajian yang telah ditandatangani dan sangat mungkin bagi kami untuk menolak proposal itu," ungkap Jaafar.

Pemerintahan Aquino dan MILF secara resmi menandatangani kerangka perjanjian damai pada 15 Oktober 2012 lalu. Namun, kedua belah pihak belum mencapai kesepakatan pada tiga isu pokok, yakni berbagi kekayaan, kekuasaan, dan normalisasi atau meletakkan senjata oleh MILF dan pembauran para mantan penjuang MILF ke dalam bagian masyarakat.

Sejak 2001, Malaysia telah menyelenggarakan perundingan perdamaian antara pemerintah dan MILF untuk mengakhiri pemberontakan yang telah menewaskan 120 ribu orang dan menelantarkan 2 juta warga Filipina selatan. Sebelumnya, sudah ada dua undang-undang yang dibuat untuk mengatur pemerintahan otonom bagi Muslim di bagian selatan negara yang berpenduduk mayoritas Katolik itu. Tetapi, masalah separatisme tetap tidak terselesaikan dan kesepakatan perdamaian tidak dilaksanakan.
(esn)
Berita Terkait
Diskusi Peta dan Kemunculan...
Diskusi Peta dan Kemunculan Bangsa Filipina dengan Pembicara Sejarawan Ternama
Presiden Filipina Duterte...
Presiden Filipina Duterte Bersaing dengan Putrinya Perebutkan Kursi Wapres
Pelaku Bom Filipina...
Pelaku Bom Filipina Disebut WNI, Menlu: Masih Diselidiki
Duterte Incar Kursi...
Duterte Incar Kursi Wapres Filipina setelah Lengser
Musuh Sekaligus Pengkritik...
Musuh Sekaligus Pengkritik Perang Narkoba Duterte Maju Pilpres Filipina
Filipina Sebut Pelaku...
Filipina Sebut Pelaku Pemboman di Jolo 2 Wanita, Salah Satunya WNI
Berita Terkini
3 Alasan Kuwait dan...
3 Alasan Kuwait dan Bahrain Melancarkan Serangan Udara ke Iran, Lelah dan Capek Jadi Target
1 jam yang lalu
Siapa Kozo Okamoto?...
Siapa Kozo Okamoto? Militan Tentara Merah Jepang yang Mengaku Berjuang untuk Palestina
2 jam yang lalu
Venezuela Tak Bisa Ambil...
Venezuela Tak Bisa Ambil 31 Ton Emas Batangan senilai Rp71 Triliun, Ini 3 Alasannya
4 jam yang lalu
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi...
Siapa dan Apa yang Mempengaruhi Trump untuk Menghentikan Perang Iran?
5 jam yang lalu
Peretas Retas Perusahaan...
Peretas Retas Perusahaan Pertahanan Israel IMCO, Dokumen Rahasia Militer Israel Bocor
6 jam yang lalu
2 Hari Tanpa Serangan...
2 Hari Tanpa Serangan AS, Iran: Strategi Kami Adalah Pembalasan
9 jam yang lalu
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved