Korut izinkan pengusaha Korsel kunjungi Kaesong
Rabu, 03 Juli 2013 - 23:39 WIB
Korut izinkan pengusaha Korsel kunjungi Kaesong
A
A
A
Sindonews.com – Pemerintah Korea Utara (Korut) mengizinkan pengusaha Korea Selatan (Korsel) untuk mengunjungi zona industri bersama Kaesong. Demikian dinyatakan oleh Kementerian Unifikasi Korsel, Rabu (3/7/2013).
"Dalam surat tersebut, sisi Utara (Korut) mengatakan, akan memungkinkan pengusaha bersangkutan untuk mengunjungi kompleks dalam rangka untuk membantu mereka mengambil langkah-langkah darurat yang berhubungan dengan (kemungkinan) kerusakan pada fasilitas dan bahan selama musim hujan," kata Juru Bicara Kementerian Unifikasi Korsel dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Xinhua.
“Pejabat penghubung dari kedua belah pihak bertemu pukul 5 sore waktu setempat di desa perbatasan Panmunjeom,” kata seorang pejabat Kementerian Unifikasi kepada Xinhua. Menurutnya, dalam pertemuan itu, pejabat Korut menyampaikan surat pada pejabat Korsel.
Menurut pejabat Kementerian Unifikasi, Korut juga menerima usulan dari timpalannya dari Korsel untuk membuka kembali saluran komunikasi di Panmunjeom. “Saluran komunikasi antar dua Korea di Panmunjeom mulai dibuka kembali pada pukul 5:30,” menurut pejabat Kementerian Unifikasi Korsel.
Pyongyang mengatakan dalam surat itu, bahwa tanggal kunjungan yang direncanakan akan ditentkan kemudian. Korut juga akan mengambil langkah yang diperlukan, terkait pemulihan saluran komunikasi dua Korea.
Beberapa jam sebelumnya, para pengusaha Korsel yang memiliki pabrik di Kaesong telah mengancam akan menarik diri dari zona industri bersama yang mulai beroperasi pada 2004 itu. Sejumlah pengusaha bahkan sudah mulai memikirkan untuk memindahkan pabrik mereka ke luar negeri, jika Pemerintah Korut dan Korsel tak juga menemukan kata sepakat soal dimulainya kembali operasional Kaesong.
"Dalam surat tersebut, sisi Utara (Korut) mengatakan, akan memungkinkan pengusaha bersangkutan untuk mengunjungi kompleks dalam rangka untuk membantu mereka mengambil langkah-langkah darurat yang berhubungan dengan (kemungkinan) kerusakan pada fasilitas dan bahan selama musim hujan," kata Juru Bicara Kementerian Unifikasi Korsel dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari Xinhua.
“Pejabat penghubung dari kedua belah pihak bertemu pukul 5 sore waktu setempat di desa perbatasan Panmunjeom,” kata seorang pejabat Kementerian Unifikasi kepada Xinhua. Menurutnya, dalam pertemuan itu, pejabat Korut menyampaikan surat pada pejabat Korsel.
Menurut pejabat Kementerian Unifikasi, Korut juga menerima usulan dari timpalannya dari Korsel untuk membuka kembali saluran komunikasi di Panmunjeom. “Saluran komunikasi antar dua Korea di Panmunjeom mulai dibuka kembali pada pukul 5:30,” menurut pejabat Kementerian Unifikasi Korsel.
Pyongyang mengatakan dalam surat itu, bahwa tanggal kunjungan yang direncanakan akan ditentkan kemudian. Korut juga akan mengambil langkah yang diperlukan, terkait pemulihan saluran komunikasi dua Korea.
Beberapa jam sebelumnya, para pengusaha Korsel yang memiliki pabrik di Kaesong telah mengancam akan menarik diri dari zona industri bersama yang mulai beroperasi pada 2004 itu. Sejumlah pengusaha bahkan sudah mulai memikirkan untuk memindahkan pabrik mereka ke luar negeri, jika Pemerintah Korut dan Korsel tak juga menemukan kata sepakat soal dimulainya kembali operasional Kaesong.
(esn)