AS dilaporkan mulai kirim senjata untuk pemberontak Suriah
Jum'at, 28 Juni 2013 - 10:30 WIB
AS dilaporkan mulai kirim senjata untuk pemberontak Suriah
A
A
A
Sindonews.com – Badan Intelijen Amerika Serikat, CIA, dilaporkan sudah mulai mengirimkan senjata ke Yordania dengan maksud untuk mempersenjatai kelompok-kelompok kecil pemberontak Suriah. Demikian dilaporkan Wall Street Journal, Kamis (27/6/2013).
"CIA menghabiskan waktu hingga tiga pekan untuk membawa senjata ringan dan mungkin rudal anti tank ke Yordania," sebut Wall Street Journal dalam laporannya, mengutip diplomat dan pejabat AS yang menjelaskan tentang rencana itu.
"Badan ini berencana untuk menghabiskan sekitar dua pekan lagi untuk pemeriksaan awal kelompok pemberontak Suriah dan memastikan mereka tahu bagaimana menggunakan senjata yang diberikan CIA," lanjut laporan itu.
"Pembicaraan sedang berlangsung dengan negara-negara lain, termasuk Perancis, tentang pra-posisi senjata Eropa di Yordania," kata Journal. "Arab Saudi diharapkan dapat memberikan rudal anti pesawat, yang dikenal sebagai MANPADS, untuk sejumlah kecil pejuang yang dipilih sendiri, sedikitnya 20 pada awalnya," lanjut laporan itu.
Sebelumnya, AS memang telah tegas-tegas menyatakan akan menyuplai senjata bagi kaum pemberontak Suriah untuk memerangi pasukan yang setia pada Presiden Suriah, Bashar al-Assad. Keputusan ini diambil AS, setelah mereka meyakini digunakannya senjata kimia oleh rezim Suriah.
"CIA menghabiskan waktu hingga tiga pekan untuk membawa senjata ringan dan mungkin rudal anti tank ke Yordania," sebut Wall Street Journal dalam laporannya, mengutip diplomat dan pejabat AS yang menjelaskan tentang rencana itu.
"Badan ini berencana untuk menghabiskan sekitar dua pekan lagi untuk pemeriksaan awal kelompok pemberontak Suriah dan memastikan mereka tahu bagaimana menggunakan senjata yang diberikan CIA," lanjut laporan itu.
"Pembicaraan sedang berlangsung dengan negara-negara lain, termasuk Perancis, tentang pra-posisi senjata Eropa di Yordania," kata Journal. "Arab Saudi diharapkan dapat memberikan rudal anti pesawat, yang dikenal sebagai MANPADS, untuk sejumlah kecil pejuang yang dipilih sendiri, sedikitnya 20 pada awalnya," lanjut laporan itu.
Sebelumnya, AS memang telah tegas-tegas menyatakan akan menyuplai senjata bagi kaum pemberontak Suriah untuk memerangi pasukan yang setia pada Presiden Suriah, Bashar al-Assad. Keputusan ini diambil AS, setelah mereka meyakini digunakannya senjata kimia oleh rezim Suriah.
(esn)