Jumlah tentara tewas di Libya dalam bentrok jadi 6 orang
Sabtu, 15 Juni 2013 - 16:18 WIB
Jumlah tentara tewas di Libya dalam bentrok jadi 6 orang
A
A
A
Sindonews.com – Jumlah Tentara Libya yang tewas dalam bentrok dengan demonstran bersenjata di Benganzhi bertambah jadi enam orang. Sebelumnya, pada Sabtu (15/6/2013) pagi pihak militer merilis jumlah tentara yang tewas tiga orang.
Warga di daerah itu mengaku mendengar tembakan dan ledakann keras selama pertempuran. Sebelumnya mereka melihat sekelompok laki-laki bersenjata memaksa masuk ke sebuah kompleks militer yang berbeda, untuk mencuri senjata.
”Bentrokan berlangsung dari pukul 02.00 waktu setempat (pukul 00.00 waktu GMT) sampai pukul 06.00. Tapi, sekarang sudah berakhir,” kata aparat Pasukan Khusus Libya, Kolonel Mohammed Sharif, kepada Reuters.
Dia tidak mengetahui dengan jelas kelompok demonstran yang menyerang pasukan khusus itu. Minggu lalu sedikitnya 30 orang tewas dan 100 lainnya luka-luka dalam bentrokan antara demonstran bersenjata dengan tentara.
Kepala Interim Militer Libya, Salem al-Konidi, mengatakan dia tidak tahu siapa yang meluncurkan serangan, termasuk motifnya. Konidi adalah pengganti sementara kepala sebelumnya, Yusef al-Mangoush, yang mengundurkan diri hari Minggu lalu.
Dia memimpin pasukan khusus di bawah kritikan tajam, karena gagal membentuk tentara nasional untuk menghadapi perlawanan dari milisi. Dalam aksi kekerasan pekan lalu, demonstran bersenjata menyerang Brigade ”Perisai Libya” di barak tersebut.
Warga di daerah itu mengaku mendengar tembakan dan ledakann keras selama pertempuran. Sebelumnya mereka melihat sekelompok laki-laki bersenjata memaksa masuk ke sebuah kompleks militer yang berbeda, untuk mencuri senjata.
”Bentrokan berlangsung dari pukul 02.00 waktu setempat (pukul 00.00 waktu GMT) sampai pukul 06.00. Tapi, sekarang sudah berakhir,” kata aparat Pasukan Khusus Libya, Kolonel Mohammed Sharif, kepada Reuters.
Dia tidak mengetahui dengan jelas kelompok demonstran yang menyerang pasukan khusus itu. Minggu lalu sedikitnya 30 orang tewas dan 100 lainnya luka-luka dalam bentrokan antara demonstran bersenjata dengan tentara.
Kepala Interim Militer Libya, Salem al-Konidi, mengatakan dia tidak tahu siapa yang meluncurkan serangan, termasuk motifnya. Konidi adalah pengganti sementara kepala sebelumnya, Yusef al-Mangoush, yang mengundurkan diri hari Minggu lalu.
Dia memimpin pasukan khusus di bawah kritikan tajam, karena gagal membentuk tentara nasional untuk menghadapi perlawanan dari milisi. Dalam aksi kekerasan pekan lalu, demonstran bersenjata menyerang Brigade ”Perisai Libya” di barak tersebut.
(esn)