NATO: Penggunaan senjata kimia di Suriah tak dapat diterima

Jum'at, 14 Juni 2013 - 19:55 WIB
NATO: Penggunaan senjata...
NATO: Penggunaan senjata kimia di Suriah tak dapat diterima
A A A
Sindonews.com - Sekretaris Jenderal NATO Anders Fogh Rasmussen mengatakan, penggunaan senjata kimia di Suriah adalah suatu hal yang benar-benar tidak dapat diterima dan melanggar hukum internasional, Jumat (14/6/2013).

Pernyataan itu datang, setelah Gedung Putih menyimpulkan, bahwa Pemerintah Suriah telah menggunakan senjata kimia terhadap pemberontak.

"Penggunaan senjata kimia tentu saja menjadi sebuah masalah yang sangat penting. Masyarakat internasional telah membuat jelas, bahwa setiap penggunaan senjata kimia benar-benar tidak dapat diterima dan jelas melanggar hukum internasional," ungkap Rasmussen kapada para wartawan di markas besar NATO.

"Saya menyambut pernyataan AS yang sangat jelas. Dengan kesimpulan tersebut, rezim pemerintah Suriah harus memberikan akses kepada PBB untuk menyelidiki semua laporan penggunaan senjata kimia," lanjut Rasmussen.

Rasmussen dalam kesempatan itu mengungkapkan, bahwa dia tetap meyakini, bahwa solusi politik adalah cara yang tepat untuk menyelesaikan krisi Suriah. Dia kemudian mendesak semua pihak yang terlibat, pemerintah dan oposisi Suriah bersama-sama untuk menghadiri konferensi internasional yang digagas AS dan Rusia.

Sebelumnya, dalam sebuah pernyataan, Deputi Penasihat Keamanan Nasional Gedung Putih, Ben Rhodes mengatakan, AS menilai bahwa rezim Assad telah menggunakan senjata kimia. Termasuk, gas sarin dalam skala kecil selama beberapa kali untuk melawan oposisi dalam setahun terakhir.

"Intelijen memperkirakan, bahwa 100 sampai 150 orang telah meninggal akibat serangan senjata kimia yang terdeteksi di Suriah sampai saat ini. Namun, data korban kemungkinan tidak lengkap. Selain itu, tidak ada bukti kredibel yang menunjukkan bahwa para pemberontak Suriah telah menggunakan senjata kimia,” lanjut Rhodes.
(esn)
Berita Terkait
Negara Mayoritas Islam...
Negara Mayoritas Islam yang Ikut Rayakan Kemenangan Pemberontak Suriah, Salah Satunya Anggota NATO
Jenderal Pro-Assad yang...
Jenderal Pro-Assad yang Dipanggil Wolf Ini Memiliki Kehidupan Baru di Rusia
Pertama Kali dalam Sejarah,...
Pertama Kali dalam Sejarah, Jet Tempur F-16 AS Tembak Drone Milik Anggota NATO di Suriah
Tenda Permukiman Keluarga...
Tenda Permukiman Keluarga Terlantar yang Dikuasai Pemberontak Ditembaki Pasukan Suriah
Pasukan Suriah Serang...
Pasukan Suriah Serang Qardaha, Bentrokan Sengit di Latakia dan Tartous
3 Negara Diuntungkan...
3 Negara Diuntungkan Tumbangnya Rezim Assad di Suriah, 2 di Antaranya Anggota NATO
Berita Terkini
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
20 menit yang lalu
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
1 jam yang lalu
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
2 jam yang lalu
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
2 jam yang lalu
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
3 jam yang lalu
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
4 jam yang lalu
Infografis
HBL Mantiri, Eks Panglima...
HBL Mantiri, Eks Panglima Komando di Timtim yang Dapat Pangkat Jenderal Kehormatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved