Pasca serangan mematikan, Georgia tutup 2 pangkalan militer di Afghanistan

Kamis, 13 Juni 2013 - 21:11 WIB
Pasca serangan mematikan,...
Pasca serangan mematikan, Georgia tutup 2 pangkalan militer di Afghanistan
A A A
Sindonews.com – Menteri Pertahanan Georgia, Irakli Alasania mengatakan, negaranya telah memutuskan untuk menutup dua pangkalan militer di Afghanistan. Keputusan ini diambil setelah 10 tentara Georgia tewas dalam serangan militan dalam empat pekan terakhir.

Namun menurut Alasania, negaranya tidak memiliki rencana untuk mengurangi jumlah 1.545 tentara Georgia yang bertugas di Afghanistan. "Ini adalah kontribusi yang dibuat oleh Georgia bagi misi internasional yang memerangi terorisme dan menjamin keamanan global," kata Alasania, Rabu (12/6/2013), seperti dikutip dari Press TV.

Pekan lalu, Alasania memperpendek kunjungannya ke Belgia dan memutuskan untuk terbang ke Afghanistan, setelah tujuh tentara Georgia yang bergabung dengan Pasukan Bantuan Keamanan Internasional (ISAF), dilaporkan tewas di Afghanistan.

Menurut pernyataan Kementerian Pertahanan Georgia, Alasania mengadakan pertemuan dengan timpalannya dari Afghanistan, Khan Mohammadi dan mengunjungi tentara yang terluka dalam insiden itu.

Pada 6 Juni, sejumlah tentara Georgia tewas ketika militan Taliban yang mengendarai sebuah truk bermuatan bom, menabrakan kendaraan mereka ke pangkalan militer Georgia di Distrik Nawzad, provinsi Helmand.

Sedangkan pada 13 Mei silam, tiga tentara Georgia tewas dalam serangan serupa di Distrik Musa, Provinsi Qala. Sejak 2004, tercatat sudah 27 tentara Georgia tewas di Afghanistan. Georgia adalah salah satu negara yang bergabung dalam pasukan ISAF pimpinan Amerika Serikat.
(esn)
Berita Terkait
Massa Anti-LGBT Serbu...
Massa Anti-LGBT Serbu Festival Pride di Ibu Kota Georgia
Rusia: Klaim Moskow...
Rusia: Klaim Moskow Hendak Habisi Jurnalis Georgia Absurd
Tolak RUU Agen Asing...
Tolak RUU Agen Asing Gaya Rusia, Demonstran Kepung Parlemen Georgia
Kasus Pertama ChatGPT,...
Kasus Pertama ChatGPT, Digugat karena Pencemaran Nama Baik di Georgia
Gasak Georgia 7-1, Alvaro...
Gasak Georgia 7-1, Alvaro Morata Yakin Spanyol Hadir di Jerman Tahun Depan
Unjuk Rasa Pengungsi...
Unjuk Rasa Pengungsi Imigran Afghanistan di Batam
Berita Terkini
Beberapa Personel Militer...
Beberapa Personel Militer Kuwait Terluka dalam Serangan Iran
6 jam yang lalu
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
8 jam yang lalu
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
8 jam yang lalu
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
9 jam yang lalu
Yaman Memanas, Houthi...
Yaman Memanas, Houthi Ancam Serang Fasilitas Minyak di Arab Saudi
10 jam yang lalu
7 Tempat Penyimpanan...
7 Tempat Penyimpanan Emas Terbesar di Dunia, Ada yang Dijaga di Bawah Tanah hingga Benteng Super Ketat
11 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved