34 pejabat China dihukum atas ledakan di tambang ilegal
Senin, 10 Juni 2013 - 15:46 WIB
34 pejabat China dihukum atas ledakan di tambang ilegal
A
A
A
Sindonews.com - Sebanyak 34 pejabat daerah dari Kota Luzhou dan Leshan, Provinsi Sichuan di China barat dijatuhi hukuman terkait dengan kecelakaan fatal dan produksi tambang ilegal.
"Sebanyak 29 pejabat dijatuhi hukuman atas ledakan yang menewaskan 28 penambang dan melukai 11 lainnya di tambang batu bara Taozigou di Luxian, Kota Luzhou pada Mei lalu," demikian disampaikan pemerintah Provinsi Sichuan dalam siaran televisi, Senin (10/6/2013).
Disebutkan pula, bahwa dari puluhan pejabat yang dijatuhi hukuman itu termasuk Liu Qiang (Walikota Luzhou) dan Zhang Xianfu (Wakil Walikota Luzhou), keduanya diberikan peringatan untuk lebih berhati-hati dalam bersikap dikemudian hari. Sedangkan Ma Teng (wakil direktur keuangan) dan Pu Tao (wakil kepala wilayah Luxian) keduanya dipecat.
Dalam kasus kecelakaan kerja di lokasi tambang batu bara Dabao di Ebian Yi, Kota Leshan, lima pejabat diberikan sanksi tegas, hingga berujung pada pemecatan. Seperti, Xinfu (kepala wilayah Ebian Yi) pemerintah setempat memberikan hukuman skors. Sementara itu, wakil kepala daerah dan kepala administrasi kepegawaian Ebian Yi, dipecat dari jabatanya.
China adalah konsumen batu bara terbesar di dunia. Sebanyak 70 persen batu bara tersebut dibutuhkan untuk pengadaan pertumbuhan energi di tengah pertumbuhan industri China. Sayangnya, industri pertambangan China merupakan yang paling mematikan di dunia. Hal ini karena China dianggap lalai menegakkan standar keselamatan dan terburu-buru melakukan eksplorasi demi memenuhi tuntutan ekonomi.
Meski demikian, Pemerintah China menyebut, jumlah korban tewas akibat kecelakaan tambang telah menurun dari tahun ke tahun. Tercatat, 1.973 orang tewas dalam kecelakaan di lokasi tambang batu bara pada 2011. Jumlah itu menurun 19 persen dari tahun 2010.
"Sebanyak 29 pejabat dijatuhi hukuman atas ledakan yang menewaskan 28 penambang dan melukai 11 lainnya di tambang batu bara Taozigou di Luxian, Kota Luzhou pada Mei lalu," demikian disampaikan pemerintah Provinsi Sichuan dalam siaran televisi, Senin (10/6/2013).
Disebutkan pula, bahwa dari puluhan pejabat yang dijatuhi hukuman itu termasuk Liu Qiang (Walikota Luzhou) dan Zhang Xianfu (Wakil Walikota Luzhou), keduanya diberikan peringatan untuk lebih berhati-hati dalam bersikap dikemudian hari. Sedangkan Ma Teng (wakil direktur keuangan) dan Pu Tao (wakil kepala wilayah Luxian) keduanya dipecat.
Dalam kasus kecelakaan kerja di lokasi tambang batu bara Dabao di Ebian Yi, Kota Leshan, lima pejabat diberikan sanksi tegas, hingga berujung pada pemecatan. Seperti, Xinfu (kepala wilayah Ebian Yi) pemerintah setempat memberikan hukuman skors. Sementara itu, wakil kepala daerah dan kepala administrasi kepegawaian Ebian Yi, dipecat dari jabatanya.
China adalah konsumen batu bara terbesar di dunia. Sebanyak 70 persen batu bara tersebut dibutuhkan untuk pengadaan pertumbuhan energi di tengah pertumbuhan industri China. Sayangnya, industri pertambangan China merupakan yang paling mematikan di dunia. Hal ini karena China dianggap lalai menegakkan standar keselamatan dan terburu-buru melakukan eksplorasi demi memenuhi tuntutan ekonomi.
Meski demikian, Pemerintah China menyebut, jumlah korban tewas akibat kecelakaan tambang telah menurun dari tahun ke tahun. Tercatat, 1.973 orang tewas dalam kecelakaan di lokasi tambang batu bara pada 2011. Jumlah itu menurun 19 persen dari tahun 2010.
(esn)