PML boyong keluar 35 warga Qusayr yang terluka
Minggu, 09 Juni 2013 - 15:42 WIB
PML boyong keluar 35 warga Qusayr yang terluka
A
A
A
Sindonews.com - Palang Merah Libanon (PML) mengangkut 35 warga Suriah dari dalam Kota Qusayr, Sabtu (8/6/2013) malam waktu setempat. Demikian seperti dilansir NNA, kantor berita Libanon.
Operasi penyelamatan para korban luka-luka itu terjadi pada Sabtu malam. Para korban luka-luka kemudian dipindahkan dan mendapat perawatan di Rumah Sakit al-menyeh di utara Kota Tripoli.
Puluhan orang tersebut adalah segelintir orang yang terluka dalam gempuran tentara rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad ke wilayah Qusayr, Kota yang dikuasai pemberontak Suriah.
Evakuasi para korban itu terjadi tiga hari setelah pasukan Suriah kembali menguasai penuh pusat Kota al-Qussair di Provinsi Homs, setelah melewati perang dengan pemberontak selama dua pekan terakhir.
Stasiun televisi Pemerintah Suriah dalam laporannya menyatakan, operasi pasukan Suriah di Kota al-Qussair berlangsung cepat, untuk memulihkan kondisi keamanan. Pendudukan kembali al-Qussair itu diklaim sebagai prestasi untuk memberangus kelompok teroris di Provinsi Homs dan wilayah tengah Suriah.
Serangan tentara Suriah di kota itu, bertujuan untuk memotong jalur utama yang dipakai para pemberontak guna menyuplai berbagai kebutuhan di wilayah tengah negara itu.
Sejumlah pihak yang menyalurkan bantuan mengungkapkan keprihatinan atas pertempuran itu.
Sebelumnya, PBB juga sempat memohon pada pihak yang bertikai di Suriah untuk melakukan gencatan senjata, sebab ada 1.500 orang terluka di dalam kota dan sangat membutuhkan bantuan.
Operasi penyelamatan para korban luka-luka itu terjadi pada Sabtu malam. Para korban luka-luka kemudian dipindahkan dan mendapat perawatan di Rumah Sakit al-menyeh di utara Kota Tripoli.
Puluhan orang tersebut adalah segelintir orang yang terluka dalam gempuran tentara rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad ke wilayah Qusayr, Kota yang dikuasai pemberontak Suriah.
Evakuasi para korban itu terjadi tiga hari setelah pasukan Suriah kembali menguasai penuh pusat Kota al-Qussair di Provinsi Homs, setelah melewati perang dengan pemberontak selama dua pekan terakhir.
Stasiun televisi Pemerintah Suriah dalam laporannya menyatakan, operasi pasukan Suriah di Kota al-Qussair berlangsung cepat, untuk memulihkan kondisi keamanan. Pendudukan kembali al-Qussair itu diklaim sebagai prestasi untuk memberangus kelompok teroris di Provinsi Homs dan wilayah tengah Suriah.
Serangan tentara Suriah di kota itu, bertujuan untuk memotong jalur utama yang dipakai para pemberontak guna menyuplai berbagai kebutuhan di wilayah tengah negara itu.
Sejumlah pihak yang menyalurkan bantuan mengungkapkan keprihatinan atas pertempuran itu.
Sebelumnya, PBB juga sempat memohon pada pihak yang bertikai di Suriah untuk melakukan gencatan senjata, sebab ada 1.500 orang terluka di dalam kota dan sangat membutuhkan bantuan.
(esn)